Menanti All Indonesian Final di Ganda Putra

Jum'at, 14 April 2017 - 20:32 WIB
Menanti All Indonesian...
Menanti All Indonesian Final di Ganda Putra
A A A
SINGAPURA - Indonesia berpotensi meneruskan hegemoninya yang meraih setidaknya satu gelar di Singapura Terbuka. Salah satunya dari ganda putra dimana dua wakilnya berhasil lolos ke semifinal.

Sejak turnamen ini digelar pada 1987, Indonesia kerap meraih minimal satu trofi setiap kali ikut serta. Kegagalan hanya terjadi pada1988, 1992, 2003, 2009 dan 2015. Sedangkan pada 1996 dan 2000 event ini tidak digelar.

Pada tahun lalu Indonesia meraih dua gelar dari Sony Dwi Kuncoro (tunggal putra) dan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii (ganda putri). Sedangkan ganda putra, ganda campuran dan tunggal putri tidak ada yang lolos ke partai puncak.

Catatan itu mungkin saja berlanjut di edisi kali ini. Meski sekarang ganda putri berguguran, begitu juga tunggal putri dan ganda campuran, Indonesia masih punya asa di tunggal putra dan ganda putra.

Anthony Sinisuka Ginting jadi satu-satunya wakil di tunggal putra. Atlet berumur 20 tahun itu lolos ke semifinal setelah menyingkirkan utusan Hong Kong dengan skor 21-19 dan 21-14.

Tapi, peluang terbesar ada di ganda putra. Pasalnya, ada dua pasangan yang berhasil melaju ke fase empat besar. Itu diawali Berry Angriawan/Hardianto yang menghempaskan duet Goh V Shem/Tan Wee Kiong asal Malaysia 21-15 dan 21-15.

Sukses serupa dibukukan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Mereka melunasi utang dengan menyingkirkan utusan Taiwan, Lee Jhe Huei/Lee Yang 21-16 dan 21-14. Itu menebus kekalahan saat semifinal Prancis Terbuka 2016.

“Terakhir di Perancis itu tidak ada angin sama sekali, jadi lebih susah untuk matikan lawan. Di sini kami lebih sabar dan safe mainnya. Pastinya dari awal kami mau in terus, tidak mau sampai keduluan startnya,” kata Kevin.

Lolosnya Berry/Hardianto dan Kevin/Marcus membuka peluang terjadinya all-Indoensia final. Itu karena mereka tidak akan saling jegal di semifinal. Meski demikian, jalan menuju partai puncak tetap sulit.

Berry/Hardianto harus meladeni Li Junhui/Liu Yuchen dari China yang merupakan unggulan keempat. Sedangkan Kevin/Marcus ditantang duo Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Mereka akan bertanding Sabtu (15/4/2017) di Singapore Indoor Stadium.

“Kami sudah pernah ketemu. Jadi kami mau melakukan yang terbaik saja. Usaha terus dan tidak gampang menyerah,” kata Marcus.
(mir)
Berita Terkait
Indonesia Kandaskan...
Indonesia Kandaskan Singapura di Badminton Asia Junior Championships 2025 
Bagas/Fikri Berjaya,...
Bagas/Fikri Berjaya, Indonesia Imbangi Lagi Singapura
Hasil German Open 2022:...
Hasil German Open 2022: Bekuk Lakshya Sen, Kunlavut Vitidsarn Juara!
Semifinal Kejuaraan...
Semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Beregu 2022: Putri Hadapi Jepang, Putra Bentrok Singapura
3 Pebulu Tangkis Jepang...
3 Pebulu Tangkis Jepang Pensiun, Minions Kehilangan Lawan Tangguh
Loh Kean Yew Bikin Singapura...
Loh Kean Yew Bikin Singapura Sejajar Negara Elite Bulu Tangkis Asia Tenggara
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
2 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
2 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
2 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
4 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved