Posisi Rola Terkatrol Usai Menang di Tallahassee
Selasa, 02 Mei 2017 - 19:09 WIB
Posisi Rola Terkatrol Usai Menang di Tallahassee
A
A
A
TALLAHASSEE - Petenis kualifikasi dari Slovenia, Blaz Rola membukukan delapan kemenangan dalam delapan hari untuk meraih trofi ATP Challenger Tour di Tallahassee, California, Amerika Serikat, akhir pekan kemarin.
Petenis kidal 26 tahun itu memainkan pertandingan final ATP Challenger Tour terpanjang saat mengalahkan Ramkumar Ramanathan dari India. Pada laga akhir Tallahassee Tennis Challenger yang memakan waktu hingga dua jam dan 37 menit itu, Rola mencetak skor 6-2, 6-7 (6-8), 7-5 atas Ramanathan.
Bagi Rola, gelar di Tallahassee ini merupakan titel ketiganya di ajang ATP Challenger Tour. Trofi pertamanya diperoleh di Santos, Brasil, dua tahun lalu. Berkat kemenangan ini, posisi Rola kembali terdongkrak, dari peringkat 271 dunia kembali ke 200 besar, tepatnya di nomor 198 dunia.
"Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tidak seperti pertandingan yang mudah. Saya kira kerja keras terbayar lunas. Saya mengakhiri tahun lalu dengan catatan buruk karena cedera, jadi saya punya banyak waktu untuk mempersiapkannya secara fisik, mental dan teknis," tutur Rola melansir laman ATP.
"Ini pasti akan membantu sisa musim tanah liat. Saya tidak ingin terlalu bereuforia, mungkin libur dulu sebelum mempersiapkan Savannah. Ini akan memberi saya kepercayaan diri untuk bermain di tanah liat di Eropa," pungkasnya.
Petenis kidal 26 tahun itu memainkan pertandingan final ATP Challenger Tour terpanjang saat mengalahkan Ramkumar Ramanathan dari India. Pada laga akhir Tallahassee Tennis Challenger yang memakan waktu hingga dua jam dan 37 menit itu, Rola mencetak skor 6-2, 6-7 (6-8), 7-5 atas Ramanathan.
Bagi Rola, gelar di Tallahassee ini merupakan titel ketiganya di ajang ATP Challenger Tour. Trofi pertamanya diperoleh di Santos, Brasil, dua tahun lalu. Berkat kemenangan ini, posisi Rola kembali terdongkrak, dari peringkat 271 dunia kembali ke 200 besar, tepatnya di nomor 198 dunia.
"Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tidak seperti pertandingan yang mudah. Saya kira kerja keras terbayar lunas. Saya mengakhiri tahun lalu dengan catatan buruk karena cedera, jadi saya punya banyak waktu untuk mempersiapkannya secara fisik, mental dan teknis," tutur Rola melansir laman ATP.
"Ini pasti akan membantu sisa musim tanah liat. Saya tidak ingin terlalu bereuforia, mungkin libur dulu sebelum mempersiapkan Savannah. Ini akan memberi saya kepercayaan diri untuk bermain di tanah liat di Eropa," pungkasnya.
(nug)