Parpol di Barcelona Usul Hapus Tradisi Gadis Payung di MotoGP

Jum'at, 12 Mei 2017 - 05:00 WIB
Parpol di Barcelona...
Parpol di Barcelona Usul Hapus Tradisi Gadis Payung di MotoGP
A A A
BARCELONA - Setelah beberapa bulan silam terdengar rencana penghapusan umbrella girl/grid girl (gadis payung) di MotoGP Spanyol, Sirkuit Jerez, akhir pekan lalu. Kali ini, usul tersebut sudah mulai mengerucut dan bahkan hanya perlu sedikit lagi terwujud di Barcelona.

Ya, seperti dilaporkan oleh Motorsport. Partai politik Iniciativa per Catalunya Verds (ICV) ingin menghilangkan tradisi hadirnya gadis payung saat MotoGP digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada 11 Juni mendatang.
Salah satu grid girl di akhir pekan MotoGP Jerez 2017. (Foto-MotoGP)
Salah satu grid girl di akhir pekan MotoGP Jerez 2017. (Foto/MotoGP)

Usai ketidakberhasilan parpol Ganemos Jerez menghilangkan ‘grid girl’ – umumnya dikenal ‘umbrella girl’ – di MotoGP Spanyol, Sirkuit Jerez, akhir pekan lalu. ICV kini telah mengajukan proposal kepada pemerintah kota Montmelo.

Proposal ini bertujuan untuk mengakhiri tradisi yang mengacu terhadap stereotip – penggunaan wanita sebagai objek seksual – di Sirkuit Catalunya, Barcelona.

Namun berbeda dengan kasus Jerez, ICV tidak mencari pelarangan penuh pada ‘grid girl’. Namun, ingin memperkenalkan kode tertentu, terutama terkait dengan pakaian, dan normalisasi gender dengan penambahan ‘grid boy’.

Jika proposal disetujui, maka akan berlaku untuk semua event di trek Catalunya, termasuk balap Formula 1 Grand Prix Spanyol.
Agar proposal ini dapat terus berlanjut, ICV akan membutuhkan dukungan, setidaknya satu anggota dewan dari parpol lain di Montmelo. Kendati demikian, dukungan tersebut tampaknya sulit didapatkan.

Akan tetapi, masih harus dilihat apakah pemerintah kota Montmelo akan memiliki yurisdiksi untuk dapat memaksa promotor MotoGP, Dorna Sports S.L., melakukan perubahan pendekatan.

“Peran ‘grid girl’ di Sirkuit Catalunya tidak sesuai dengan abad 21, dari masyarakat yang bertujuan modern dan egaliter,” ucap juru bicara ICV, Jordi Manils, kepada stasiun radio Cadena Ser Catalunya.

“Apa yang dilakukan ‘grid girl’ adalah mengincar dan mewariskan wanita dengan peran di mana mereka merupakan objek sederhana dan ornamen situasi,” imbuhnya.
Barisan grid girl di akhir pekan MotoGP Austin 2017. (Foto-MotoGP)
Barisan grid girl di akhir pekan MotoGP Austin 2017. (Foto/MotoGP)
(sbn)
Berita Terkait
Perpanjang Kalender...
Perpanjang Kalender Balapan, F1 Lirik Sirkuit MotoGP
Inilah Keputusan Tergila...
Inilah Keputusan Tergila Valentino Rossi Selama Berkarier di MotoGP
Masa Depan Diperdebatkan,...
Masa Depan Diperdebatkan, Joan Mir: Saya Balapan di F1 Tahun Depan
Liburan, Fabio Quartararo...
Liburan, Fabio Quartararo Pilih Nonton Balapan Formula 1 di Abu Dhabi
Cari Tantangan Baru...
Cari Tantangan Baru di F1, Davide Brivio Tinggalkan Suzuki dan MotoGP
Tak Ingin Seperti F1,...
Tak Ingin Seperti F1, Casey Stoner Usulkan Tantangan Lebih Sulit di MotoGP
Berita Terkini
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
3 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
8 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
10 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
10 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
10 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved