Pulang dari Roma, Zverev Langsung ke Lapangan Latihan
Senin, 22 Mei 2017 - 19:21 WIB
Pulang dari Roma, Zverev Langsung ke Lapangan Latihan
A
A
A
ROMA - Alexander Zverev Jr tak mau terlalu lama larut dalam kebahagiaan, setelah berhasil merebut trofi Roma Masters 2017 dengan menundukkan favorit nomor dua, Novak Djokovic 6-4, 6-3 di pertandingan terakhir, Minggu (21/5) malam.
Petenis asal Jerman tersebut akan segera kembali ke lapangan latihan guna memperbaiki permainannya. "Meskipun saya memenangkan gelar (Roma Masters) ini, saya akan kembali ke lapangan latihan secepatnya untuk mencoba memperbaiki permainan saya," papar pria 20 tahun dikutip ATP World Tour.
Zverev Jr sudah mengarahkan pemikirannya terhadap pekerjaan yang harus dia lakukan agar bisa merebut gelar yang lebih besar di masa mendatang. "Saya mencoba untuk menjadi lebih baik dan mencapai lebih banyak lagi," ujarnya.
Berkat keberhasilan menjadi juara di Roma, posisi Zverev pada daftar peringkat pemain turut terkatrol. Kini, dia untuk kali pertama menghuni posisi 10 dunia atau naik tujuh peringkat. "Ketika saya berusia 11 atau 12 tahun, saya pikir saya mungkin akan memenangkan empat grand slam pada usia 20 tahun," ujarnya dengan nada canda.
"Waktu saya berusia 16 tahun, segalanya mulai terasa lebih realistis. Saya tidak bisa membayangkan Top 10 pada usia 20. Ini adalah sesuatu yang benar-benar menakjubkan. Mendapatkannya merupakan satu hal, tapi tetap di sana akan menjadi sangat, sangat sulit," jelasnya.
Meskipun mencatatkan prestasi yang cukup mengesankan di usia muda, namun Zverev berupaya tetap menginjak bumi dan tak mau besar kepala. Menurutnya, terdapat sekitar tujuh atau delapan pemain Top 100 yang usianya masih di bawah 21 tahun. "Itu tidak seperti saya satu-satunya yang sukses," lanjutnya.
Petenis asal Jerman tersebut akan segera kembali ke lapangan latihan guna memperbaiki permainannya. "Meskipun saya memenangkan gelar (Roma Masters) ini, saya akan kembali ke lapangan latihan secepatnya untuk mencoba memperbaiki permainan saya," papar pria 20 tahun dikutip ATP World Tour.
Zverev Jr sudah mengarahkan pemikirannya terhadap pekerjaan yang harus dia lakukan agar bisa merebut gelar yang lebih besar di masa mendatang. "Saya mencoba untuk menjadi lebih baik dan mencapai lebih banyak lagi," ujarnya.
Berkat keberhasilan menjadi juara di Roma, posisi Zverev pada daftar peringkat pemain turut terkatrol. Kini, dia untuk kali pertama menghuni posisi 10 dunia atau naik tujuh peringkat. "Ketika saya berusia 11 atau 12 tahun, saya pikir saya mungkin akan memenangkan empat grand slam pada usia 20 tahun," ujarnya dengan nada canda.
"Waktu saya berusia 16 tahun, segalanya mulai terasa lebih realistis. Saya tidak bisa membayangkan Top 10 pada usia 20. Ini adalah sesuatu yang benar-benar menakjubkan. Mendapatkannya merupakan satu hal, tapi tetap di sana akan menjadi sangat, sangat sulit," jelasnya.
Meskipun mencatatkan prestasi yang cukup mengesankan di usia muda, namun Zverev berupaya tetap menginjak bumi dan tak mau besar kepala. Menurutnya, terdapat sekitar tujuh atau delapan pemain Top 100 yang usianya masih di bawah 21 tahun. "Itu tidak seperti saya satu-satunya yang sukses," lanjutnya.
(nug)