Fans MU dalam Suasana Hati Muram di Final Liga Europa
Rabu, 24 Mei 2017 - 22:19 WIB
Fans MU dalam Suasana Hati Muram di Final Liga Europa
A
A
A
SOLNA - Serangan teroris di Manchester Arena, Senin (22/5/2017) memengaruhi suasana hati fans Manchester United yang hadir pada partai final Liga Europa 2016/2017 kontra Ajax Amsterdam di Friends Arena, Stockholm, Swedia, Rabu (24/5/2017) atau Kamis (25/5/2017) dini hari WIB. Suasana hati yang muram menyelimuti fans yang berharap United menang demi mengobati luka.
"Saya tinggal di London tapi berasal dari Manchester. Sungguh suasana hati yang cukup muram di sini. Hal yang menyeramkan bagi saya adalah bahwa ada orang-orang yang ditangkap di wilayah yang hanya lima menit dari tempat tinggal ibu dan ayah saya. Jadi, hal itu memang memengaruhi mood," kata Andrew Dawson, 30 tahun, fans united yang tengah berada di Kota Stockholm, seperti dilansir theguardian.com.
Hal senada diungkap Rish Kapila, 31 tahun yang baru saja tiba di Stockholm. Kapila yang juga berasal dari Manchester mengakui apa yang terjadi di Manchster Arena memengaruhi dirinya. "Ini mengerikan. Saya orang Inggris, tapi saya orang Asia juga. Sungguh perasaan yang suram. Saya menemukan Manchester kota yang unik."
"Saya melihat Facebook kemarin (bagaimana) mengerikan meninggalkan kota. Jika kami menang, kurasa itu akan membawa kebahagiaan bagi situasi ini. Akan ada persatuan di antara para penggemar. Semua orang yang pernah saya ajak bicara di bandara di Swiss (untuk penerbangan penghubung) dan di Stockholm sekarang- tidak ada yang setuju dengan apa yang telah terjadi saat ini," imbuhnya.
![Fans MU dalam Suasana Hati Muram di Final Liga Europa]()
Charlie, 27 tahun dari Blackpool, juga menginginkan tim asuhan Jose Mourinho memenangkan trofi. "Mudah-mudahan kami akan membawa trofi. Anda akan berpikir akan ada solidaritas di antara kedua penggemar."
Paul Burke, seorang penggemar dari Rotherham yang tiba Rabu pagi, mencerminkan suasana umum di Stockholm. "Apa yang terjadi di Manchester memengaruhi semua orang," katanya. "Saya berempati pada semua keluarga korban, dan merasakan apa yang dialami mereka. Tapi, semua harus terus berlanjut dan itulah sebabnya United berada di sini untuk pertandingan hari ini. Kami terus maju dan semoga kami mengangkat piala."
![Fans MU dalam Suasana Hati Muram di Final Liga Europa]()
"Saya tinggal di London tapi berasal dari Manchester. Sungguh suasana hati yang cukup muram di sini. Hal yang menyeramkan bagi saya adalah bahwa ada orang-orang yang ditangkap di wilayah yang hanya lima menit dari tempat tinggal ibu dan ayah saya. Jadi, hal itu memang memengaruhi mood," kata Andrew Dawson, 30 tahun, fans united yang tengah berada di Kota Stockholm, seperti dilansir theguardian.com.
Hal senada diungkap Rish Kapila, 31 tahun yang baru saja tiba di Stockholm. Kapila yang juga berasal dari Manchester mengakui apa yang terjadi di Manchster Arena memengaruhi dirinya. "Ini mengerikan. Saya orang Inggris, tapi saya orang Asia juga. Sungguh perasaan yang suram. Saya menemukan Manchester kota yang unik."
"Saya melihat Facebook kemarin (bagaimana) mengerikan meninggalkan kota. Jika kami menang, kurasa itu akan membawa kebahagiaan bagi situasi ini. Akan ada persatuan di antara para penggemar. Semua orang yang pernah saya ajak bicara di bandara di Swiss (untuk penerbangan penghubung) dan di Stockholm sekarang- tidak ada yang setuju dengan apa yang telah terjadi saat ini," imbuhnya.

Charlie, 27 tahun dari Blackpool, juga menginginkan tim asuhan Jose Mourinho memenangkan trofi. "Mudah-mudahan kami akan membawa trofi. Anda akan berpikir akan ada solidaritas di antara kedua penggemar."
Paul Burke, seorang penggemar dari Rotherham yang tiba Rabu pagi, mencerminkan suasana umum di Stockholm. "Apa yang terjadi di Manchester memengaruhi semua orang," katanya. "Saya berempati pada semua keluarga korban, dan merasakan apa yang dialami mereka. Tapi, semua harus terus berlanjut dan itulah sebabnya United berada di sini untuk pertandingan hari ini. Kami terus maju dan semoga kami mengangkat piala."

(sha)