Kemenpora: Polemik Sandra Akibat Kurangnya Koordinasi dan Komunikasi

Kamis, 25 Mei 2017 - 22:17 WIB
Kemenpora: Polemik Sandra...
Kemenpora: Polemik Sandra Akibat Kurangnya Koordinasi dan Komunikasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah melakukan koordinasi dengan PB PABBSI tentang permasalahan yang dialami lifter Angkat Berat putri Sumbar, Sandra terkait keluhan biaya sehari-hari dan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional Angkat Berat di Medan, Oktober mendatang. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa masalah koordinasi dan komunikasi yang menjadi penghambat sehingga Sandra terpaksa mencari dana dengan mengumpulkan recehan di jalanan untuk memenuhi kebutuhan latihannya.

"Menpora Imam Nahrawi sangat menaruh perhatian dengan atlet berprestasi. Makanya, Kemenpora langsung melakukan koordinasi dengan PB PABBSI apalagi Sandra merupakan atlet potensial. Dari hasil koordinasi itu, ternyata masalah koordinasi dan komunikasi yang menjadi penghambat sehingga Sandra tidak mendapatkan biaya dari KONI Provinsi Sumbar dalam menjalani persiapan menuju Kejurnas Angkat Berat di Medan, Oktober mendatang," kata Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Washinton Galingging di Jakarta, Kamis (25/5/2017).

Menurut Washinton, stake holder olahraga dalam hal ini pemilik klub, pengprov PABBSI Sumbar dan KONI Provinsi Sumbar perlu bertemu untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi Sandra. "Semuanya kan sudah ada aturan dimana atlet mendapatkan fasilitas harus diusulkan melalui Pengprov PABBSI kepada KONI Provinsi. Jika tidak ada koordinasi dan komunikasi yang baik antar stake holder, maka kesan positif olahraga prestasi sulit ditingkatkan," katanya.

Hal senada juga dilontarkan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PABBSI, Alamsyah Wijaya. "Inti persoalan adalah bahwa Sandra merasa tidak diperhatikan oleh KONI Provinsi Sumbar. Sementara KONI Provinsi Sumbar mengatakan persyaratan mendapatkan anggaran persiapan menuju Kejurnas dari KONI Sumbar harus ada usulan dari Pengprov PABBSI Sumbar. Dan, itu memang aturannya," katanya.

Terkait masalah Kejurnas di Medan, kata Alamsyah, biaya persiapan atlet memang menjadi tanggungan KONI Provinsi atas usulan Pengprov PABBSI. "Soal biaya persiapan dan keberangkatan setiap atlet Sumbar yang terpilih ke Kejurnas memang menjadi tanggungan KONI Provinsi Sumbar. Tetapi, perlu dicatat bahwa Sandra telah mendapatkan tunjangan uang makan dari Pengprov PABBSI Sumbar sebesar Rp2,5 juta sebulan," katanya.

Pada saat Kejuaraan Angkat Berat Asia di Bandung, Mei lalu, kata Alamsyah, Sandra yang mendapat medali emas kelas 52kg putri memang mengikuti seleksi dengan biaya patungan Sandra dan pelatihnya. Namun, saat tampil di Kejuaraan Asia seluruh biaya ditanggung penuh PB PABBSI.

"Saat seleksi memang mereka biaya sendiri. Tetapi, saat tampil di Kejuaraan Asia, PB PABBSI menanggung tiket pp (pulang pergi) dan uang sakunya," katanya lagi.
(bbk)
Berita Terkait
Rizky Juniansyah Ukir...
Rizky Juniansyah Ukir Rekor Dunia, Menpora: Selamat
Luar Biasa! Lifter Indonesia...
Luar Biasa! Lifter Indonesia Rebut Emas di Kejuaraan Dunia Remaja IWF 2022
14 Lifter Muda Indonesia...
14 Lifter Muda Indonesia Berburu Gelar di Kejuaraan Dunia 2021
Lifter Ricko Saputra...
Lifter Ricko Saputra Raih 2 Medali Emas di Kuba, Dirdja: Semoga Tembus Olimpiade
Bikin Bangga, Lifter...
Bikin Bangga, Lifter Muda Indonesia Ciptakan Rekor Dunia
Tim Angkat Besi Indonesia...
Tim Angkat Besi Indonesia Kantongi Modal Berharga Jelang Kejuaraan Dunia 2022
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
1 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
5 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
5 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
8 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved