Hodgson butuh revolusi pemain

Jum'at, 29 Juni 2012 - 06:15 WIB
Hodgson butuh revolusi...
Hodgson butuh revolusi pemain
A A A
Sindonews.com - Masa depan Roy Hodgson bersama timnas Inggris masih dipertanyakan. Setelah pulang lebih dini dari Polandia-Ukraina, kemampuan Inggris bersaing pada Piala Dunia 2014 di Brasil juga diragukan.

Makin uzurnya usia penggawa-penggawa utama Inggris, seperti Steven Gerrard, Scott Parker, Ashley Cole, Frank Lampard, dan John Terry menyisakan keraguan. Pada saat bersamaan, kekuatan generasi muda Three Lions - julukan Inggris- masih belum meyakinkan dan belum menunjukkan gejala signifikan.

Tapi, Hodgson harus mengambil keputusan. Apakah melakukan evolusi dengan menambah beberapa pemain baru dalam skuadnya. Atau melakukan revolusi dengan membuang sebagian besar kerangka tim di Piala Eropa 2012.

''Masih ada bagi saya untuk melihat beberapa pemain yang tidak bersama kami di sini. Siapa tahu ada yang menambah kualitas tim kami. Karena itu, fokus sekarang adalah benar-benar mengevaluasi beberapa pemain yang belum ada di skuad ini,” kata Hodgson, seperti dilansir Telegraph.

''Saya akan mendidik tim ini sangat keras, sangat disiplin, bahwa mereka dapat bertahan dengan baik. Saya harus memberikan pemain kesempatan untuk mengembangkan permainan menyerang tanpa harus kelelahan. Kami memberikan bola jauh terlalu sering di daerah di mana kita tidak berharap,” kata mantan pelatih Liverpool ini soal strateginya.

Yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah apa tindakan yang akan dilakukan federasi sepak bola Inggris (FA). Apakah melakukan revolusi besar-besar dalam skuad Inggris atau hanya melakukan evolusi berdasarkan pada kinerja pemain di klub dengan menetapkan pembinaan yang baik dari pelatih.

Nama-nama seperti Alex Oxlade-Chamberlain,Wilshere, Walker,Tom Cleverley, Daniel Sturridge, Jack Rodwell, dan Ross Barkley yang jadi anggota skuad Euro 2012 menjadi calon suksesor. Meski dari sisi penampilan, nama-nama tersebut belum memberikan keyakinan pada publik Inggris.

Di luar keraguan itu, apa yang dilakukan Hudgson mendapat apresiasi. Pelatih Jerman Joachim Loew menilai arsitek berusia 64 tahun itu berhak diberi kesempatan mengembangkan Inggris. ''Tim Inggris tampil jauh lebih baik di turnamen ini daripada (Piala Dunia) 2010. Ketika mereka bermain melawan kami saat itu, mereka adalah tim yang memiliki banyak masalah.Tetapi dalam kompetisi ini, mereka jadi tim yang terorganisasi dengan sangat baik,” ujar Loew dilansir The Sun.

Hodgson dianggap telah membawa perubahan dan telah melakukan pekerjaan besar,” kata Loew. ''Inggris akan berkembang di bawah Hodgson) dalam beberapa tahun ke depan. Di turnamen berikutnya mereka akan memainkan peran yang lebih baik dibandingkan yang mereka lakukan di (Piala Eropa 2012), Kuncinya adalah kepercayaan dan waktu,” tambahnya.
(aww)
Berita Terkait
Lawan Polandia 1-1,...
Lawan Polandia 1-1, Inggris Tanpa Pergantian Pemain
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Pertama sejak 20 Tahun,...
Pertama sejak 20 Tahun, Timnas Inggris Bakal Kembali ke St James Park
Begini Investasi Masa...
Begini Investasi Masa Depan Tim Nasional Inggris
UEFA Nations League...
UEFA Nations League 2022/2023: Tak Menang 5 Laga Beruntun Inggris Terdegradasi ke Liga B
Timnas Inggris Tak Pernah...
Timnas Inggris Tak Pernah Kering Talenta
Berita Terkini
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
42 menit yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
11 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
11 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved