Pengurangan Nomor Panjat Tebing Bisa Runtuhkan Semangat Atlet

Senin, 11 September 2017 - 22:44 WIB
Pengurangan Nomor Panjat...
Pengurangan Nomor Panjat Tebing Bisa Runtuhkan Semangat Atlet
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Faisol Riza mengatakan pengurangan nomor andalan panjat tebing Indonesia pada Asian Games 2018 tak hanya mengancam peluang Indonesia meraih emas, juga dikhwatirkan akan meruntuhkan semangat atlet pelatnas yang berjumlah 21 orang.

Komite Olimpiade Asia (OCA) rencana akan mencoret nomor-nomor andalan panjat tebing Indonesia yang ditargetkan meraih dua emas. Awalnya, FPTI mengajukan 12 nomor pertandingan dari tiga katagori yakni Speed, Boulder, dan Lead.

Namun, jumlah nomor menyusut menjadi 10 nomor, dan turun lagi menjadi delapan, dan terakhir, dalam pertemuan technical delegate bersama OCA, hanya dua nomor yang dipertandingkan, yakni nomor kombinasi atau gabungan antara speed, lead, dan boulder putra dan putri, atau yang biasa disebut nomor olimpik. "Pengurangan nomor secara drastis membuat kuota atlet nasional yang tampil di Asian Games 2019 juga akan menjadi sangat sedikit," katanya.

Dalam memperjuangkan nomor-nomor andalan tetap dipertandingkan di Asian Games 2018, pihak FPTI sudah mengirimkan surat meminta bantuan kepada pihak-pihak terkait, seperti KOI dan Rita Subowo selaku Ketua Perwakilan OCA di Indonesia. Bahkan surat kepada Wapres sudah pernah dilayangkan, namun hal ini belum mendapat respons. (Baca juga: Nomor Andalan Emas Terancam Dicoret, Panjat Tebing Minta Wapres Turun Tangan ).

“Hari ini kami akan mengirimkan surat kedua kepada Wapres agar membantu panjat tebing tetap mempertandingkan nomor-nomor andalan di Asian Games 2018, demi Indonesia agar meraih sukses prestasi pada pesta olahraga tingkat Asia. Masih ada waktu untuk berjuang,” tegas Riza.

Manajer Pelatnas Asian Games 2018 yang juga Wakil Ketua PP FPTI, Pristiono Buntoro mengakui bahwa nomor andalan Indonesia saat ini adalah nomor speed. Hal itu terlihat dari kemajuan para atlet yang saat ini menjalani Pelatnas di Yogyakarta.

"Untuk nomor speed, Sabri dan Aspar, dalam latihan Pelatnas sudah beberapa kali memecahkan rekor dunia. Atlet putri kita juga sudah ada yang bisa menyamai rekor dunia saat test event di Cikole pekan lalu. Jadi kami optimistis nomor speed ini berpotensi besar meraih emas,” jelasnya.

Dengan demikian, jika Asian Games 2018 hanya mempertandingkan nomor kombinasi atau gabungan speed, lead dan boulder, maka peluang emas menjadi berat. Sebab, Jepang Korea Selatan serta beberapa negara lain saat lebih dominan di nomor lead dan boulder.
(sha)
Berita Terkait
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Jadwal Pertandingan...
Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Asian Games 2022
Atlet Skateboard Sanggoe...
Atlet Skateboard Sanggoe Dharma Tanjung Tambah Koleksi Medali Perak Indonesia
China Cekal 3 Atlet...
China Cekal 3 Atlet Wushu Putri India Tampil di Asian Games 2022
Timnas Uzbekistan U-24...
Timnas Uzbekistan U-24 Tembus Semifinal Sepak Bola Putra Asian Games 2022
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
5 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
7 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
7 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
10 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
10 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
10 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved