Van Uytvanck Akhirnya Bawa Pulang Trofi Pertamanya
Senin, 18 September 2017 - 16:09 WIB
Van Uytvanck Akhirnya Bawa Pulang Trofi Pertamanya
A
A
A
QUEBEC CITY - Alison van Uytvanck menjadi petenis tunggal putri dari Belgia kedua, setelah Kirsten Flipkens pada 2012, yang berhasil memenangkan turnamen tenis Tournoi de Quebec 2017 yang berlangsung di Quebec City, Kanada.
Menempati unggulan nomor tujuh, Alison van Uytvanck bermain hingga tiga set dalam pertandingan final melawan favorit ketiga, Timea Babos, Minggu (17/9) sore waktu setempat. Van Uytvanck membungkus keunggulan 5-7, 6-4 , 6-1 atas petenis Hungaria tersebut.
Terdapat sedikit perbedaan yang memisahkan mereka pada 11 game pertama. Setelah mampu menahan kedudukan 5-5. van Uytvanck tak berdaya untuk menahan Babos terus melaju mengamankan set pembuka.
Setelah tertinggal di set pembuka, van Uytvanck mampu meningkatkan permainan dan mengambil alih dua set terakhir untuk membawa pulang trofi pertama selama kariernya.
Van Uytvanck dalam kariernya mencapai peringkat teratas di nomor 41 dunia. Itu berhasil digapainya setelah menembus perempat final grand slam pertamanya di Prancis Terbuka pada 2015. Namun, dia terus merosot, menyusul cedera yang dideritanya selama dua musim terakhir.
Petenis kelahiran 26 Maret 1994 ini mengawali musim ini dengan berada di luar peringkat 130 dunia. Namun, dia mampu merangsek hingga memasuki 100 besar dunia. Kemenangan di Quebec ini pun mengantarnya menempati posisi 68.
Menempati unggulan nomor tujuh, Alison van Uytvanck bermain hingga tiga set dalam pertandingan final melawan favorit ketiga, Timea Babos, Minggu (17/9) sore waktu setempat. Van Uytvanck membungkus keunggulan 5-7, 6-4 , 6-1 atas petenis Hungaria tersebut.
Terdapat sedikit perbedaan yang memisahkan mereka pada 11 game pertama. Setelah mampu menahan kedudukan 5-5. van Uytvanck tak berdaya untuk menahan Babos terus melaju mengamankan set pembuka.
Setelah tertinggal di set pembuka, van Uytvanck mampu meningkatkan permainan dan mengambil alih dua set terakhir untuk membawa pulang trofi pertama selama kariernya.
Van Uytvanck dalam kariernya mencapai peringkat teratas di nomor 41 dunia. Itu berhasil digapainya setelah menembus perempat final grand slam pertamanya di Prancis Terbuka pada 2015. Namun, dia terus merosot, menyusul cedera yang dideritanya selama dua musim terakhir.
Petenis kelahiran 26 Maret 1994 ini mengawali musim ini dengan berada di luar peringkat 130 dunia. Namun, dia mampu merangsek hingga memasuki 100 besar dunia. Kemenangan di Quebec ini pun mengantarnya menempati posisi 68.
(nug)