Pelatih Eastern: Kadang di Basket Butuh Keberuntungan

Senin, 04 Desember 2017 - 01:32 WIB
Pelatih Eastern: Kadang...
Pelatih Eastern: Kadang di Basket Butuh Keberuntungan
A A A
SURABAYA - Pelatih Hong Kong Eastern Edu Torres tetap memuji semangat pemain CLS Knights di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (3/12/2017). Pada laga lanjutan ASEAN Basketball League (ABL) 2017/2018, tim tamu menang dengan 87-78.

Pasca pertandingan, Torres tak menampik jika di olahraga basket terkadang membutuhkan keberuntungan. Pasalnya, Eastern mampu mengubah kemenangan CLS yang sudah berada di depan mata saat tiga kali tembakan free throw Christian Standhardinger berhasil memaksa tuan rumah untuk memainkan babak overtime (75-75).

Hal itu dikarenakan upaya tembakan tiga angka pemain berdarah Filipina tersebut dihadang Evan Brock dan memaksa wasit memberikan keputusan foul sekaligus tiga kali kesempatan free throw untuk Standhardinger yang berhasil dikemasnya dengan baik.

Memasuki babak tambahan waktu, Hong Kong Eastern berhasil keluar dari tekanan dan justru mengakhiri pertandingan malam ini dengan kemenangan. "Ini bukan pertandingan mudah. CLS memberikan perlawanan di kandanganya. Tapi saya salut dengan perjuangan para pemain saya. Baik Elliot, Standhardinger dan juga Tyler Lamb terus berusaha sampai pertandingan berakhir," ujar Edu Torres.

"Memang kadang di basket juga butuh yang namanya keberuntungan. Tapi sekali lagi para pemain saya menunjukan keyakinan untuk bisa menang atas tuan rumah," tambah Edu Torres, terkait kemenangan Eastern atas CLS Knights Indonesia.

Tyler Lamb menambahkan kunci kemenangan ini adalah para pemain saling percaya satu sama lainnya. Sebab, pemain berperan untuk saling mengisi.

"Kuncinya kami saling percaya satu dengan lainnya dan juga dengan coaching staff. Game ini memang berat, tapi akhirnya kami bisa menang karena semua pemain berperan untuk saling mengisi," ujar Tyler Lamb.

Di bagian lain, Koko Heru Setyo Nugroho selaku pelatih CLS Knights menuturkan masalah yang dihadapi timnya tetap sama. "Basketball is game. Kadang kita kalah, kadang kita menang. Masalahnya tetap sama seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, Kami harus harus menjaga bara api permainan agar tidak padam itu saja. Selama energi itu bisa teratasi kami bisa compete dengan lawan," jelasnya.

CLS Knights Indonesia selanjutnya akan kembali bermain di kandang untuk menghadapi Singapura Slinger pada 13 Desember mendatang.
(sha)
Berita Terkait
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Indonesian Basketball...
Indonesian Basketball League 2022 Resmi Dibuka oleh Menpora
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Hasil Drawing IBL 2022:...
Hasil Drawing IBL 2022: Klub Raffi Ahmad Terjebak di Divisi Putih
Rayakan Ulang Tahun,...
Rayakan Ulang Tahun, Jersey Louvre Surabaya Ludes dalam Hitungan Jam
Berita Terkini
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
7 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
8 jam yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
8 jam yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
9 jam yang lalu
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
10 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved