Jangan Lengah! Siapa Pun Ingin Kalahkan Kevin/Marcus
Sabtu, 27 Januari 2018 - 09:16 WIB
Jangan Lengah! Siapa Pun Ingin Kalahkan Kevin/Marcus
A
A
A
JAKARTA - Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi mengingatkan anak didiknya Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon agar fokus menghadapi siapapun di lapangan. Kuncinya adalah jangan lengah karena setiap pemain dunia targetnya mengalahkan ganda putra nomor 1 dunia tesebut.
Kevin/Marcuis melaju ke semifinal Indonesia Masters 2018 dengan rubber game. Padahal di atas kertas, pasangan yang mencatat rekor memenangi tujuh super series sepanjang 2017 itu diprediski bisa mengatasi pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin dengan mudah. Namun, Kevin/Marcus menyerah lebih dulu sebelum menang dengan skor 20-22, 21-14, dan 21-14.
“Kans mereka sejatinya besar, tapi jangan lupa, semua pemain dunia targetnya ingin mengalahkan Kevin/Marcus. Jangan lengah, harus siap dengan strategi, karena tiap pasangan, cara mainnya tidak sama. Jadi, mereka harus mengamati kelemahan dan kelebihan lawan,” ujar Herry IP seperti dikutip laman resmi PBSI.
Di semifinal, Kevin/Marcus menghadapi duo India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Lapangan 1 Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2018). Satwiksairaj/Chirag melaju ke semifinal setelah mengalahkan unggulan empat asal Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 23-21, 15-21, 21-19. (Baca juga: Lima Wakil Indonesia Tembus Babak Semifinal ).
Kevin/Marcus sudah dua kali bertemu sebelumnya dengan Satwiksairaj/Chirag, dan dua kali dimenangi unggulan pertama tersebut. Kemenangan pertama diraih Kevin/Marcus di Jepang Terbuka, 20 September 2017, dan Piala Sudirman, 23 Mei 2017.
“Kalau main di Istora atmosfernya agak beda dengan main di luar negeri, karena dukungan masyarakat Indonesia luar biasa, selalu pengin lihat jagoannya meraih kemenangan, ini salah satu faktor yang harus diatasi Kevin/Marcus,” tambah Herri.
“Juara di Istora sih jelas pengin, cuma kami tidak bisa pastikan juga. Masa depan tidak ada yang tahu, yang pasti kami ingin melakukan yang terbaik,” ujar Marcus.
Kevin/Marcuis melaju ke semifinal Indonesia Masters 2018 dengan rubber game. Padahal di atas kertas, pasangan yang mencatat rekor memenangi tujuh super series sepanjang 2017 itu diprediski bisa mengatasi pasangan Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin dengan mudah. Namun, Kevin/Marcus menyerah lebih dulu sebelum menang dengan skor 20-22, 21-14, dan 21-14.
“Kans mereka sejatinya besar, tapi jangan lupa, semua pemain dunia targetnya ingin mengalahkan Kevin/Marcus. Jangan lengah, harus siap dengan strategi, karena tiap pasangan, cara mainnya tidak sama. Jadi, mereka harus mengamati kelemahan dan kelebihan lawan,” ujar Herry IP seperti dikutip laman resmi PBSI.
Di semifinal, Kevin/Marcus menghadapi duo India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Lapangan 1 Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/1/2018). Satwiksairaj/Chirag melaju ke semifinal setelah mengalahkan unggulan empat asal Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 23-21, 15-21, 21-19. (Baca juga: Lima Wakil Indonesia Tembus Babak Semifinal ).
Kevin/Marcus sudah dua kali bertemu sebelumnya dengan Satwiksairaj/Chirag, dan dua kali dimenangi unggulan pertama tersebut. Kemenangan pertama diraih Kevin/Marcus di Jepang Terbuka, 20 September 2017, dan Piala Sudirman, 23 Mei 2017.
“Kalau main di Istora atmosfernya agak beda dengan main di luar negeri, karena dukungan masyarakat Indonesia luar biasa, selalu pengin lihat jagoannya meraih kemenangan, ini salah satu faktor yang harus diatasi Kevin/Marcus,” tambah Herri.
“Juara di Istora sih jelas pengin, cuma kami tidak bisa pastikan juga. Masa depan tidak ada yang tahu, yang pasti kami ingin melakukan yang terbaik,” ujar Marcus.
(sha)