Goerges: Selalu Kalah Bukan Berarti Tak Bisa Menang
Jum'at, 02 Februari 2018 - 16:58 WIB
Goerges: Selalu Kalah Bukan Berarti Tak Bisa Menang
A
A
A
ST PETERSBURG - Unggulan nomor lima, Julia Goerges menjumpai petenis kualifikasi tuan rumah Rusia, Elena Rybakina di perempat final St Petersburg Ladies Trophy 2018 berkat keunggulan 7-5, 6-2 atas pemain veteran Italia, Roberta Vinci.
Bagi Goerges, yang berasal dari Jerman, keikutsertaannya di St Petersburg Ladies Trophy ini merupakan penampilan perdananya. Sementara, kemenangan atas Vinci di sini adalah keunggulan pertamanya, setelah di tiga pertemuan sebelumnya selalu tumbang.
"Saya tahu saya tidak pernah mengalahkannya sebelumnya, itu bukan berarti saya akan kalah hari ini. Setiap pertandingan dimulai dari nol. Saya melakukan semua hal yang mungkin bisa saya lakukan," tutur Goerges.
"Saya benar-benar mencoba untuk tetap agresif, karena itu adalah kunci terbesar melawannya. Jika Anda membiarkannya mendikte permainan dan membiarkannya bermain cerdas, itu adalah bagian terbaik dari permainannya. Anda tidak akan sukses dan terlihat seperti kucing dan tikus," jelasnya.
Apabila mampu mengalahkan Rybakina dan melaju ke semifinal, maka Goerges berpeluang untuk masuk ke dalam jajaran 10 besar dunia. Meskipun begitu, petenis nomor 12 dunia itu tidak terlalu memusingkannya. "Itu hanyalah sebuah angka di depan namaku," candanya.
"Jelas ini adalah tujuan besar yang dimiliki pemain, tapi saya tidak terlalu memaksakan diri untuk melakukannya, karena saya pikir saya telah membuat semua langkah ke arah yang benar, jadi kita lihat saja ke mana itu membawa saya," pungkasnya.
Bagi Goerges, yang berasal dari Jerman, keikutsertaannya di St Petersburg Ladies Trophy ini merupakan penampilan perdananya. Sementara, kemenangan atas Vinci di sini adalah keunggulan pertamanya, setelah di tiga pertemuan sebelumnya selalu tumbang.
"Saya tahu saya tidak pernah mengalahkannya sebelumnya, itu bukan berarti saya akan kalah hari ini. Setiap pertandingan dimulai dari nol. Saya melakukan semua hal yang mungkin bisa saya lakukan," tutur Goerges.
"Saya benar-benar mencoba untuk tetap agresif, karena itu adalah kunci terbesar melawannya. Jika Anda membiarkannya mendikte permainan dan membiarkannya bermain cerdas, itu adalah bagian terbaik dari permainannya. Anda tidak akan sukses dan terlihat seperti kucing dan tikus," jelasnya.
Apabila mampu mengalahkan Rybakina dan melaju ke semifinal, maka Goerges berpeluang untuk masuk ke dalam jajaran 10 besar dunia. Meskipun begitu, petenis nomor 12 dunia itu tidak terlalu memusingkannya. "Itu hanyalah sebuah angka di depan namaku," candanya.
"Jelas ini adalah tujuan besar yang dimiliki pemain, tapi saya tidak terlalu memaksakan diri untuk melakukannya, karena saya pikir saya telah membuat semua langkah ke arah yang benar, jadi kita lihat saja ke mana itu membawa saya," pungkasnya.
(nug)