Milan ke Final Coppa Italia, Gattuso : Saya Bukan Pelatih Hebat
Kamis, 01 Maret 2018 - 10:18 WIB
Milan ke Final Coppa Italia, Gattuso : Saya Bukan Pelatih Hebat
A
A
A
ROMA - Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso mengaku dirinya bukanlah seorang guru. Ia hanyalah seseorang yang mengejutkan ketika menerima jabatan pelatih usai menggantikan Vincenzo Montella.
Milan secara dramatis lolos ke final Coppa Italia usai menyingkirkan Lazio di Stadio Oympico, Kamis (1/3/2018). Rossoneri unggul 5-4 lewat drama adu penalti. (Baca juga : Menang Dramatis atas Lazio, Milan Tantang Juventus di Final )
Adu tos-tosan ini harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol. Sebelumnya di leg pertama di San Siro, hasil imbang tanpa gol juga harus jadi akhir pertandingan.
Sukses ini jelas melambungkan Gattuso yang sebelumnya sempat di pandang sebelah mata. Masa sulit telah mereka atasi dan kini catatan 13 pertandingan tanpa terkalahkan secara beruntung membuktikan kalau Milan telah bangkit.
"Saya tahu bahwa kerap membuat pemain gila dalam latihan, tapi itu semua terbayar dan berharga pada akhirnya. Kami harus menjadi tim impian para penggemar," ucap Gattuso kepada Rai Sport.
Dalam kesempatan itu Gattuso juga memberikan kredit pada Monttela. "Sebab dialah yang memperkenalkan konsep penting di Milan. Saya bukan pelatih hebat. Saya ini masih di awal. Saya bukan guru dan saya belum mencapai apa-apa," papar Gattuso merendah.
Milan secara dramatis lolos ke final Coppa Italia usai menyingkirkan Lazio di Stadio Oympico, Kamis (1/3/2018). Rossoneri unggul 5-4 lewat drama adu penalti. (Baca juga : Menang Dramatis atas Lazio, Milan Tantang Juventus di Final )
Adu tos-tosan ini harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol. Sebelumnya di leg pertama di San Siro, hasil imbang tanpa gol juga harus jadi akhir pertandingan.
Sukses ini jelas melambungkan Gattuso yang sebelumnya sempat di pandang sebelah mata. Masa sulit telah mereka atasi dan kini catatan 13 pertandingan tanpa terkalahkan secara beruntung membuktikan kalau Milan telah bangkit.
"Saya tahu bahwa kerap membuat pemain gila dalam latihan, tapi itu semua terbayar dan berharga pada akhirnya. Kami harus menjadi tim impian para penggemar," ucap Gattuso kepada Rai Sport.
Dalam kesempatan itu Gattuso juga memberikan kredit pada Monttela. "Sebab dialah yang memperkenalkan konsep penting di Milan. Saya bukan pelatih hebat. Saya ini masih di awal. Saya bukan guru dan saya belum mencapai apa-apa," papar Gattuso merendah.
(bbk)