Real Madrid vs Liverpool: Ada Dendam dan Kutukan

Jum'at, 04 Mei 2018 - 13:24 WIB
Real Madrid vs Liverpool:...
Real Madrid vs Liverpool: Ada Dendam dan Kutukan
A A A
ROMA - Selamat datang di partai final. Laga klasik antara Real Madrid dan Liverpool bakal tersaji di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Minggu (27/5/2018). Final yang menghadirkan aroma dendam dan kutukan.Liverpool resmi melangkah ke final setelah menang agregat 7-6 atas Roma. Setelah meraih ke menangan 5-2 di leg pertama, The Reds tetap ke final meski kalah 2-4 pada laga kedua di Stadion Olimpico. Butuh 11 tahun untuk Liverpool ke final setelah terakhir kali melakukannya pada 2007. Sayang, pada laga final, mereka dikalahkan AC Milan dengan skor tipis 1-2.
"Pertandingan berlangsung gila. Mereka mengambil semua risiko dan kami menghukumnya dengan serangan balik, tapi kemudian kami memberikan sebuah gol. Ada banyak ruang, tapi kemudian kami bermain terlalu dalam, sesuatu yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Saya lupa skornya! 7-6 kan? Luar biasa!" kata Pelatih Liverpool Juergen Klopp, dikutip ESPNFC.

Bagi Klopp, ini bukan pertama kali membawa timnya ke final di panggung Eropa. Bersama Liverpool, dia membawa The Reds ke final Liga Europa, tapi menyerah 1-2 dari Sevilla. Pelatih asal Jerman tersebut membawa Borussia Dortmund ke final Liga Champions 2012/2013 menghadapi Bayern Muenchen. Hasilnya, Dortmund menyerah 1-2 dari Muenchen."Kami menantikannya. Tapi, sebelum itu kami harus memainkan dua pertandingan penentuan Liga Champions di Liga Primer yang harus kami jalankan. Setelah itu baru mempersiapkan final," tandas Klopp.
Real Madrid vs Liverpool: Ada Dendam dan Kutukan

Di luar rekor buruk Klopp di partai final, kubu Madrid pun sejatinya tidak terlalu nyaman karena harus bertemu Liverpool. Bagi Los Blancos, bertemu wakil Inggris layaknya sebuah kutukan di partai final, sedangkan Liverpool bermakna dendam. Dendam, karena The Reds adalah tim terakhir yang bisa mengalahkan mereka di partai final. Tepatnya pada final Piala Champions musim 1980/1981. Los Blancos menyerah 0-1 melalui gol tunggal Alan Kennedy pada menit ke-82.

Sementara bicara klub Inggris, Los Blancos sudah tiga kali menghadapi tim dari Negeri Ratu Elizabeth tersebut di partai final. Selain Liverpool, pasukan Zinedine Zidane gagal menaklukkan Chelsea dan Aberdeen. Chelsea mengalahkan Los Blancos di final Piala Winners 1971 di dua pertemuan.

Madrid sempat tertinggal dari Chelsea melalui gol Peter Osgood sebelum diselamatkan Ignacio Zoco pada menit ke-90. Dua hari kemudian, kedua tim bertemu lagi untuk replay dan Chelsea menang 2-1 melalui Osgood dan John Dempsey. Pada 1983, Madrid menghadapi tim Alex Ferguson di Aberdeen dalam final Piala Winners.

Itu adalah malam yang memilukan bagi Los Blancos. Erick Black membuka skor setelah hanya tujuh menit di Gothenburg, meskipun mereka hampir langsung dimentahkan penalti Juanito. Laga final berlanjut ke tambahan waktu dan pemain pengganti John Hewitt mencetak gol kemenangan Aberdeen pada menit ke-112.

Tapi, Madrid bukan tanpa modal positif. Tim Ibu Kota Spanyol tersebut mendapatkan gelar Septima, Octava, Novena, Decima, Undecima, dan Duodecima setelah mengalahkan wakil Jerman di babak sebelumnya. Setelah menundukkan Muenchen, Madrid merebut gelar Decimotercera atau piala ke-13 di Kiev.

Sebelum merebut gelar Septima (ketujuh), mereka unggul atas Bayer Leverkusen dan Dortmund di babak perempat dan semifinal. Dua tahun kemudian, dalam perjalanan merebut gelar Octava (kedelapan), ada empat pertemuan melawan Muenchen. Pertama di fase grup dan kemudian di semifinal.

La Novena diraih setelah di final menaklukkan Leverkusen dengan gol kenangan dari Zidane.Pada musim sama, Los Blancos sebelumnya telah mengungguli Muenchen di babak perempat final. La decima direbut setelah mengalahkan Schalke, Dortmund, dan Muenchen di babak perdelapan final, perempat final, dan semifinal.
Di musim kampanye Undecima, Los Blancos melewati Wolfsburg di babak perempat final dan Duodecima, mereka menyingkirkan Muenchen di fase serupa. "Anda tidak bisa mencapai final Liga Champions tanpa menderita. Ini pelajaran dari semifinal Liga Champions," tandas Zidane.
Real Madrid vs Liverpool: Ada Dendam dan Kutukan
(amm)
Berita Terkait
Perpanjang Derita Liverpool,...
Perpanjang Derita Liverpool, Real Madrid Juara Liga Champions 2021/2022
Real Madrid Buyarkan...
Real Madrid Buyarkan Ambisi Liverpool
Kembalinya Sang Raja...
Kembalinya Sang Raja Liga Champions
Preview Liverpool vs...
Preview Liverpool vs Real Madrid: Keuntungan Los Blancos!
Bagaimana Liverpool...
Bagaimana Liverpool Kalahkan Real Madrid di Final Liga Champions
Kemenangan Bersejarah...
Kemenangan Bersejarah Liverpool dan Arne Slot di Liga Champions
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
2 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
4 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
6 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
7 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved