Tim Thomas Indonesia Masih Harus Lakukan Perbaikan

Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:17 WIB
Tim Thomas Indonesia...
Tim Thomas Indonesia Masih Harus Lakukan Perbaikan
A A A
BANGKOK - Manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018, Susy Susanti mencoba melakukan evaluasi tim Thomas Indonesia pasca kekalahan 1-3 dari China di semifinal Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand. Menurutnya, timnya masih harus melakukan sejumlah perbaikan.
Pada pertandingan pertama, Anthony Sinisuka Ginting menyerah 20-22, 16-21 kepada pemain China, Chen Long. Lalu, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyamakan keadaan berkat kemenangan atas Liu Cheng/Zhang Nan. Namun, Shi Yuqi membuat China unggul lagi, setelah menekuk Jonatan Christie 21-18, 12-21 dan 15-21. Di laga keempat, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menyerah 17-21, 21-18 dan 12-21 kepada Li Junhui/Liu Yuchen.

Susy pun menyoroti konsistensi timnya di sektor ganda, sedangkan di nomor tunggal, pemain Indonesia diharapkan bisa sejajar dengan pemain elit dunia. "Saat ini persaingan ketat. Di ganda harus lebih konsisten lagi, sedangkan tunggal kami masih ada PR bagaimana untuk meningkatkan performa, konsistensi, permainan lebih matang lagi," papar Susy seperti dilansir Badminton Indonesia.

"Sejauh ini sudah ada peningkatan tapi masih belum konsisten. Masih belum bisa sampai melewati elit dunia. Seperti misalnya Anthony (Ginting) saat bertemu dengan Lee Chong Wei sudah ramai, tapi di akhir saat poin kritis akhirnya kalah. Kalah pengalaman, kalah matang dan juga jam terbang," jelasnya.

Dalam menghadapi China, Susy mengutarakan jika Anthony mempunyai kesempatan dan sangat ketat, namun pada akhirnya harus mengakui keunggulan Chen Long. Menurutnya, secara keseluruhan, permainan Anthony sudah cukup baik. Hanya menang di poin-poin kritis, ada beberapa kesalahan yang membuat kalah.

"Kevin/Gideon sudah tampil cukup baik. Tunggal putra kedua, Jonatan sebenarnya punya kesempatan. Game pertama menang. Saya rasa salah satu kuncinya adalah kalau dia bisa mempertahankan iramanya. Tapi di game kedua berubah dan game ketiga dia agak sedikit tertekan," komentar Susy.

Lebih lanjut, Susy menuturkan bahwa pihaknya sangat berharap pada ganda kedua, tapi ternyata pemain China main dengan bagus. "Semua yang dilakukan para atlet sebetulnya sudah maksimal secara keseluruhan, tapi mereka lebih baik. Ya inilah hasil yang bisa kami dapat, bahwa kami harus sampai di sini," sambungnya.
(nug)
Berita Terkait
Tim Bulu Tangkis Indonesia...
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Simulasi Piala Thomas dan Uber
Sejarah Besar Bulu Tangkis...
Sejarah Besar Bulu Tangkis India Rusak Peta Juara Piala Thomas
Cerita Kedigdayaan Bulu...
Cerita Kedigdayaan Bulu Tangkis Indonesia Kuasai Piala Thomas
Jadwal Piala Thomas...
Jadwal Piala Thomas dan Uber 2024 di iNews: Peluang Indonesia Kawinkan Gelar!
Tim Thomas dan Uber...
Tim Thomas dan Uber Indonesia Tembus Final, Peluang Kawinkan Gelar Bersejarah!
3 Hari lagi! Piala Thomas...
3 Hari lagi! Piala Thomas & Uber Cup Finals 2022, Saksikan LIVE di iNews dan MNCTV
Berita Terkini
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
2 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
3 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
5 jam yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
6 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
6 jam yang lalu
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved