Babak I: Uruguay Dua Kali Jebol Gawang Rusia
Senin, 25 Juni 2018 - 21:42 WIB
Babak I: Uruguay Dua Kali Jebol Gawang Rusia
A
A
A
SAMARA - Uruguay berhasil mengungguli Rusia di babak pertama laga terakhir Grup A Piala Dunia 2018 dengan skor 2-0. Bertanding di Samara Arena, Senin (25/6/2018) malam WIB, kedua gol masing-masing dicetak Luis Suarez (10') dan Diego Laxalt (23').
Duel Uruguay versus Rusia sebenarnya tidak berpengaruh terhadap peluang mereka lolos ke 16 besar. Pasalnya, dua tim nasional sama-sama telah mengoleksi enam poin dari dua laga terakhir yang telah dijalaninya tersebut.
Kendati sudah memastikan lolos ke babak 16 besar, namun permainan menyerang tetap diperagakan dua tim nasional. Uruguay membuka peluang pertama melalui kaki Matias Vecino. Sayangnya, sepakan pemain punggung 15 dari luar kotak penalti belum menemui sasaran.
Lima menit pertandingan berlangsung, Uruguay menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 68%-32%. Tim besutan Oscar Tabarez yang menguasai jalannya pertandingan akhirnya membuka keunggulan di menit 10 setelah melalui tendangan bebas Suarez setelah Yuri Gazinskiy menjegal Rodrigo Bentancur.
![Babak I: Uruguay Dua Kali Jebol Gawang Rusia]()
Suarez yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Tendangan datarnya yang mengarah ke pojok kiri gawnag Rusia tak mampu dibendung kiper Igor Akinfeev.
Ini menjadi gol ketujuh Suarez di Piala Dunia bersama Uruguay. Dia tinggal membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai torehan Oscar Miguez (8).
Tertinggal 0-1 tak membuat mental para pemain Rusia mengendur. Mereka perlahan mencoba untuk keluar dari tekanan. Namun gol penyeimbang belum juga datang. Justru sebaliknya, Uruguay berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0.
Adalah Diego Laxalt yang mencetak gol kedua Uruguay pada menit 23. Alih-alih ingin memperkecil kedudukan, tuan rumah terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Igor Smolnikov menerima kartu kuning kedua setelah melanggar pemain Uruguay.
Smolnikov menjadi pemain yang diusir keluar lapangan untuk negara tuan rumah Piala Dunia sejak Marcel Desailly (Prancis) pada 1998 (v Brasil). Singkat kata, hingga interval pertama skor 2-0 untuk keunggulan Uruguay tetap bertahan.
Duel Uruguay versus Rusia sebenarnya tidak berpengaruh terhadap peluang mereka lolos ke 16 besar. Pasalnya, dua tim nasional sama-sama telah mengoleksi enam poin dari dua laga terakhir yang telah dijalaninya tersebut.
Kendati sudah memastikan lolos ke babak 16 besar, namun permainan menyerang tetap diperagakan dua tim nasional. Uruguay membuka peluang pertama melalui kaki Matias Vecino. Sayangnya, sepakan pemain punggung 15 dari luar kotak penalti belum menemui sasaran.
Lima menit pertandingan berlangsung, Uruguay menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 68%-32%. Tim besutan Oscar Tabarez yang menguasai jalannya pertandingan akhirnya membuka keunggulan di menit 10 setelah melalui tendangan bebas Suarez setelah Yuri Gazinskiy menjegal Rodrigo Bentancur.

Suarez yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Tendangan datarnya yang mengarah ke pojok kiri gawnag Rusia tak mampu dibendung kiper Igor Akinfeev.
Ini menjadi gol ketujuh Suarez di Piala Dunia bersama Uruguay. Dia tinggal membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai torehan Oscar Miguez (8).
Tertinggal 0-1 tak membuat mental para pemain Rusia mengendur. Mereka perlahan mencoba untuk keluar dari tekanan. Namun gol penyeimbang belum juga datang. Justru sebaliknya, Uruguay berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0.
Adalah Diego Laxalt yang mencetak gol kedua Uruguay pada menit 23. Alih-alih ingin memperkecil kedudukan, tuan rumah terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Igor Smolnikov menerima kartu kuning kedua setelah melanggar pemain Uruguay.
Smolnikov menjadi pemain yang diusir keluar lapangan untuk negara tuan rumah Piala Dunia sejak Marcel Desailly (Prancis) pada 1998 (v Brasil). Singkat kata, hingga interval pertama skor 2-0 untuk keunggulan Uruguay tetap bertahan.
(bbk)