Hadapi Kolombia, Southgate Minta Inggris Jaga Ekspektasi Publik
Selasa, 03 Juli 2018 - 16:57 WIB
Hadapi Kolombia, Southgate Minta Inggris Jaga Ekspektasi Publik
A
A
A
MOSCOW - Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate meminta anak asuhnya menjaga kebanggaan bangsa akan prestasi mereka di Piala Dunia 2018. Penampilan Inggris yang sebagian besar diperkuat oleh pemain muda mendapat acungan jempol dari para pendukung.
Setelah bertahun-tahun memudarnya antusiasme, The Three Lions berhasil memikat kembali sebagian besar publik Inggris karena tampil ciamik di Piala Dunia 2018. Publik Inggris selama ini harus memasang muka tebal karena hanya meraih kesuksesan di tahun 1966.
Banyak cibiran yang datang menghampiri mereka. Bagaimana tidak, liga domestik mereka merupakan yang paling kompetitif di dunia. Namun, di level Internasional, Inggris tak bisa berbicara banyak. Akan tetapi rasa sakit dan malu perlahan mulai terputus di Piala Dunia 2018 berkat penampilan anak muda Inggris di turnamen ini.
Inggris telah menginspirasi penggemar, menyusul kemenangan atas Tunisia 2-1 di laga pertama grup G. Di laga kedua, mereka menang telak 6-1 atas Panama dan sekaligus mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Sementara itu, kekalahan dari Belgia di laga terakhir grup tak menjadi masalah bagi pelatih Inggris, Gareth Southgate. Di laga tersebut dia mengistirahaktkan sejumlah pemain inti dan hal itu tidak akan merusak momentum kebangkitan Inggris.
Southgate yakin Inggris akan bangkit dan siap untuk menjungkalkan Kolombia di babak 16 besar yang akan belangsung di Spartak Stadium, Rabu (4/7/2018) 01.00 WIB.
"Saya pikir hidup selalu tentang menghadirkan peluang dan mengambil kendali akan hal itu. Kami tidak ingin turnamen ini justru memberi tekanan kepada tim. Kami ingin memastikan bahwa di laga nanti kami ingin bertanggung jawab atas takdir kami. Kami ingin memenangkannya," kata Southgate dikutip dari rte.ie, Selasa (3/7/2018)
"Tentu saja, begitu Anda masuk ke permainan ini, akan ada margin yang sangat bagus. Anda akan melihat perkembangan tim dari pertandingan sebelumnya. Untuk meningkatkan hal itu anda harus memenangkan pertandingan ini," tegasnya
"Yang bisa saya katakan kepada tim adalah para pemain tidak perlu khawatir tentang kegagalan kami di masa lalu. "Saya tidak terkejut dengan memudarnya antusiasme publik terhadap tim. Saya kadang mendengar mereka berkata , 'Saya tidak peduli dengan sepak bola internasional', yang cenderung buruk di Piala Dunia. Tetapi kini semua itu sedikit berubah. Ketika Anda datang ke turnamen besar, itu bukan hanya penggemar sepak bola. Tetapi itu terdiri dari kakek, bibi, atau siapa pun dan itu adalah semua orang yang mendukung tim. Mereka menyukai anak-anak ini," ujar pelatih 47 tahun tersebut.
"Saya pikir akan menjadi suatu keuntungan mendapat lebih banyak dukungan.Semua orang ingin berada di belakang tim. Saya tidak berpikir itu akan berubah. Saya berharap tim bisa menjaga rasa bangga yang datang dari para pendukung," pungkasnya.
Setelah bertahun-tahun memudarnya antusiasme, The Three Lions berhasil memikat kembali sebagian besar publik Inggris karena tampil ciamik di Piala Dunia 2018. Publik Inggris selama ini harus memasang muka tebal karena hanya meraih kesuksesan di tahun 1966.
Banyak cibiran yang datang menghampiri mereka. Bagaimana tidak, liga domestik mereka merupakan yang paling kompetitif di dunia. Namun, di level Internasional, Inggris tak bisa berbicara banyak. Akan tetapi rasa sakit dan malu perlahan mulai terputus di Piala Dunia 2018 berkat penampilan anak muda Inggris di turnamen ini.
Inggris telah menginspirasi penggemar, menyusul kemenangan atas Tunisia 2-1 di laga pertama grup G. Di laga kedua, mereka menang telak 6-1 atas Panama dan sekaligus mengamankan satu tempat di babak 16 besar. Sementara itu, kekalahan dari Belgia di laga terakhir grup tak menjadi masalah bagi pelatih Inggris, Gareth Southgate. Di laga tersebut dia mengistirahaktkan sejumlah pemain inti dan hal itu tidak akan merusak momentum kebangkitan Inggris.
Southgate yakin Inggris akan bangkit dan siap untuk menjungkalkan Kolombia di babak 16 besar yang akan belangsung di Spartak Stadium, Rabu (4/7/2018) 01.00 WIB.
"Saya pikir hidup selalu tentang menghadirkan peluang dan mengambil kendali akan hal itu. Kami tidak ingin turnamen ini justru memberi tekanan kepada tim. Kami ingin memastikan bahwa di laga nanti kami ingin bertanggung jawab atas takdir kami. Kami ingin memenangkannya," kata Southgate dikutip dari rte.ie, Selasa (3/7/2018)
"Tentu saja, begitu Anda masuk ke permainan ini, akan ada margin yang sangat bagus. Anda akan melihat perkembangan tim dari pertandingan sebelumnya. Untuk meningkatkan hal itu anda harus memenangkan pertandingan ini," tegasnya
"Yang bisa saya katakan kepada tim adalah para pemain tidak perlu khawatir tentang kegagalan kami di masa lalu. "Saya tidak terkejut dengan memudarnya antusiasme publik terhadap tim. Saya kadang mendengar mereka berkata , 'Saya tidak peduli dengan sepak bola internasional', yang cenderung buruk di Piala Dunia. Tetapi kini semua itu sedikit berubah. Ketika Anda datang ke turnamen besar, itu bukan hanya penggemar sepak bola. Tetapi itu terdiri dari kakek, bibi, atau siapa pun dan itu adalah semua orang yang mendukung tim. Mereka menyukai anak-anak ini," ujar pelatih 47 tahun tersebut.
"Saya pikir akan menjadi suatu keuntungan mendapat lebih banyak dukungan.Semua orang ingin berada di belakang tim. Saya tidak berpikir itu akan berubah. Saya berharap tim bisa menjaga rasa bangga yang datang dari para pendukung," pungkasnya.
(sha)