Pesta Penutupan Asian Games 2018 di Palembang Dijamin Tak Kalah Megah
Jum'at, 31 Agustus 2018 - 20:06 WIB
Pesta Penutupan Asian Games 2018 di Palembang Dijamin Tak Kalah Megah
A
A
A
PALEMBANG - Walaupun closing ceremony (penutupan) Asian Games 2018 terpusat di Jakarta, namun Palembang sebagai salah satu tuan rumah juga tak mau ketinggalan. Gubernur Sumater Selatan, Alex Noerdin memastikan acara akan berlangsung meriah.
Rencananya, acara penutupan di Palembang akan dipandu pembawa acara top ibukota Daniel Mananta dan Melaney Ricardo. Di awal acara, pesta penutupan akan dibuka dengan penampilan tari tradisional
Dengan 100 orang penari, kemudian penampilan sejumlah artis seperti Firza Husein, JKT48, Steven and Coconut Treez, serta dipenghujung acara akan ada penampilan DJ Yasmin dan DJ Nicole Chen dari Singapura.
Selain menghadirkan sejumlah artis, acara yang dikemas dengan konsep farewell night ini akan memanjakan atlet, official dan tamu undangan dengan sederet menu santap malam yang terus mengalir seperti kambing guling, martabak mesir, dan lain sebagainya.
![Pesta Penutupan Asian Games 2018 di Palembang Dijamin Tak Kalah Megah]()
(Ket. Gambar: Gubernur Sumsel Alex Noerdin memimpin rapat bersama persiapan acara penutupan Asian Games di Kota Palembang, Jumat (31/8/2018). Foto: SINDOnews/Berli Zulkaendi)
Panitia penyelenggara closing ceremony bersama INASGOC dan Pemprov Sumsel telah melakukan rapat bersama membahas persiapan dan review konsep acara yang akan digelar pukul 16.00WIB hingga tengah malam itu. Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin di gedung Headquarter Wisma Atlet Jakabaring Palembang.
"Pasti meriah, dan saya minta makanan harus ngalir terus sepanjang acara jangan sampai baru 2 jam sudah habis," ujar Alex, Jumat (31/8/2018).
Menurut Alex Noerdin, apa yang sudah dilakukan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games sudah sangat luar biasa. Bahkan, Alex mengakui sangat terharu dengan semangat seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang turut mensukseskan event olahraga internasional ini di Palembang. Untuk itu, Alex Noerdin mengharapkan acara closing ceremony dapat memberikan kesan yang baik kepada para atlet, official, dan tamu undangan.
"Saya ikut opening kemarin di GBK memang sangat luar biasa, tapi penonton saja susah mau cari minum. Saya minta di Palembang tidak begitu, kalau bisa volunteer dan satgas yang terlibat di Asian Games juga diundang," kata Alex.
Sementara itu, staf khusus ketua umum INASGOC, Nirmala Dewi, mengatakan para tamu undangan baik dari masyarakat umum sebanyak 1.500 orang ditambah atlet, official, volunteer dan satgas lainnya akan dianggap sebagai bintang yang terlibat di Asian Games 2018.
Hal itu yang mendasari ide penambahan atribut yang menyala di kegelapan (glowing) bagi seluruh tamu undangan yang hadir. Sehingga suasana pesta bertabur bintang akan lebih terasa di malam closing ceremony nanti.
"Semua tamu undangan akan diberi atribut-atribut yang glowing di malam hari seperti kaca mata, gelang, kalung, bando dan lainnya. Lokasi acara masih sama dengan pembukaan kemarin di Plaza Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring," kata pungkasnya.
Rencananya, acara penutupan di Palembang akan dipandu pembawa acara top ibukota Daniel Mananta dan Melaney Ricardo. Di awal acara, pesta penutupan akan dibuka dengan penampilan tari tradisional
Dengan 100 orang penari, kemudian penampilan sejumlah artis seperti Firza Husein, JKT48, Steven and Coconut Treez, serta dipenghujung acara akan ada penampilan DJ Yasmin dan DJ Nicole Chen dari Singapura.
Selain menghadirkan sejumlah artis, acara yang dikemas dengan konsep farewell night ini akan memanjakan atlet, official dan tamu undangan dengan sederet menu santap malam yang terus mengalir seperti kambing guling, martabak mesir, dan lain sebagainya.

(Ket. Gambar: Gubernur Sumsel Alex Noerdin memimpin rapat bersama persiapan acara penutupan Asian Games di Kota Palembang, Jumat (31/8/2018). Foto: SINDOnews/Berli Zulkaendi)
Panitia penyelenggara closing ceremony bersama INASGOC dan Pemprov Sumsel telah melakukan rapat bersama membahas persiapan dan review konsep acara yang akan digelar pukul 16.00WIB hingga tengah malam itu. Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin di gedung Headquarter Wisma Atlet Jakabaring Palembang.
"Pasti meriah, dan saya minta makanan harus ngalir terus sepanjang acara jangan sampai baru 2 jam sudah habis," ujar Alex, Jumat (31/8/2018).
Menurut Alex Noerdin, apa yang sudah dilakukan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games sudah sangat luar biasa. Bahkan, Alex mengakui sangat terharu dengan semangat seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang turut mensukseskan event olahraga internasional ini di Palembang. Untuk itu, Alex Noerdin mengharapkan acara closing ceremony dapat memberikan kesan yang baik kepada para atlet, official, dan tamu undangan.
"Saya ikut opening kemarin di GBK memang sangat luar biasa, tapi penonton saja susah mau cari minum. Saya minta di Palembang tidak begitu, kalau bisa volunteer dan satgas yang terlibat di Asian Games juga diundang," kata Alex.
Sementara itu, staf khusus ketua umum INASGOC, Nirmala Dewi, mengatakan para tamu undangan baik dari masyarakat umum sebanyak 1.500 orang ditambah atlet, official, volunteer dan satgas lainnya akan dianggap sebagai bintang yang terlibat di Asian Games 2018.
Hal itu yang mendasari ide penambahan atribut yang menyala di kegelapan (glowing) bagi seluruh tamu undangan yang hadir. Sehingga suasana pesta bertabur bintang akan lebih terasa di malam closing ceremony nanti.
"Semua tamu undangan akan diberi atribut-atribut yang glowing di malam hari seperti kaca mata, gelang, kalung, bando dan lainnya. Lokasi acara masih sama dengan pembukaan kemarin di Plaza Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring," kata pungkasnya.
(nug)