Demi Penguasaan Bola, Inggris Rela Menderita Dihajar Spanyol

Minggu, 09 September 2018 - 11:56 WIB
Demi Penguasaan Bola,...
Demi Penguasaan Bola, Inggris Rela Menderita Dihajar Spanyol
A A A
LONDON - Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate mengakui timnya akan menderita pada saat mencoba berevolusi menjadi tim yang mengusung strategi penguasaan bola (ball possession). Inggris kalah 1-2 dari Spanyol pada laga pembuka Liga Bangsa-Bangsa UEFA (UEFA National League), Minggu (9/9/2018) dini hari WIB.

Di era Southgate, Inggris mencoba mengembangkan permainan mereka dengan penguasaan bola. Strategi ini bertujuan menguasai jalannya pertandingan. Skema itu sempat diterapkan saat menjamu Spanyol .

Bertanding di rumah sendiri di Stadion Wembley, Inggris justru kalah. The Three Lions -julukan timnas Inggris- sempat membuka keunggulan melalui Marcus Rashford di menit ke-11. Namun Spanyol bangkit dan perlahan menekan pertahanan Inggris.

Tim Matador berhasil menyamakan kedudukan melalui Saul Niguez menit ke-13 dan membalikkan keunggulan lewat Rodrigo di menit ke-32. Spanyol menikmati jalannya pertandingan dengan 55% penguasaan bola di laga tersebut. (Baca juga: Tim Matador Redam Tiga Singa di Liga Bangsa-Bangsa UEFA )

Setelah pertandingan tersebut Southgate mengatakan timnya memang harus menderita terlebih dahulu agar mantap menggunakan skema tersebut. "Kami tidak berilusi bahwa Spanyol adalah tim yang lebih baik untuk periode besar dan brilian pada apa yang mereka lakukan tetapi kami berada di tahap awal dari apa yang kami coba lakukan," kata Southgate dikutip dari Sky Sports.

"Spanyol menekan dengan sangat baik dan kami butuh beberapa saat untuk mencari tahu dari mana tekanan itu datang dan menemukan solusi untuk itu. Kami berhasil melakukan penguasaan bola yang cukup lama beberapa kali tetapi di satu sisi kami juga masih canggung untuk menerapakan skema tersebut,"terang pelatih kelahiran Watford tersebut.

"Sekarang kami punya pilihan. Kami bisa kembali ke gaya lama (bola langsung) dan kami tidak akan pernah menjadi tim papan atas atau kami bisa terus berusaha melakukan apa yang kami lakukan dan menderita pada waktu tertentu," ungkap pria berusia 48 tahun itu.

"Kami punya beberapa pemain yang bisa melakukannya, dan pemain yang lain masih belajar untuk meningkatkannya dan bagi saya itu cara saya percaya bahwa kami harus bermain dengan pola seperti itu. Mereka memiliki sistem di Spanyol yang telah menghasilkan beberapa pemain gelandang terbaik di dunia. Saat ini kami memiliki profil pemain yang berbeda," pungkasnya.
(sha)
Berita Terkait
Jadwal Liga Bangsa-Bangsa...
Jadwal Liga Bangsa-Bangsa Eropa, Jumat (4/9/2020) dini hari WIB
Persiapan Spanyol di...
Persiapan Spanyol di Liga Bangsa-Bangsa Eropa Dihantui Covid-19
Jadwal Liga Bangsa Bangsa...
Jadwal Liga Bangsa Bangsa Eropa, Minggu (6/9/2020)
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa...
Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa yang Tampaknya Diulangi Perserikatan Bangsa-Bangsa
5 Negara Adidaya di...
5 Negara Adidaya di Masa Lampau dan Kondisinya Saat Ini
Berita Terkini
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
32 menit yang lalu
Jelang Kontra Spanyol,...
Jelang Kontra Spanyol, Ronaldo Bungkam Isu Pensiun
3 jam yang lalu
Balogun Bebas, Tuchel:...
Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
5 jam yang lalu
Balogun Diselamatkan...
Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
6 jam yang lalu
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
7 jam yang lalu
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved