Wali Kota Semarang Menyayangkan Liga 1 Dihentikan

Rabu, 26 September 2018 - 19:45 WIB
Wali Kota Semarang Menyayangkan...
Wali Kota Semarang Menyayangkan Liga 1 Dihentikan
A A A
SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyayangkan dihentikannya kompetisi sepak bola nasional Liga 1 selama dua pekan. Pasalnya, grafik permainan PSIS Semarang saat ini sedang merangkak naik. Namun demikian, pihaknya tetap menghormati keputusan yang telah ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) maupun PSSI tersebut.

“Sayang sekali ya. Saya sangat menyesalkan hal itu, karena saat ini sepak bola di Indonesia sudah mulai merangkak naik,” ungkap Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Rabu (26/9/2018).

Apalagi, kata Hendi begitu ia akrab disapa, tim kebanggan warga Kota Semarang, PSIS yang berlaga di Liga 1 saat ini sedang merangkak bangkit dari keterpurukan yang dialami tim selama beberapa musim. “Dengan kejadian ini, tentu sangat disayangkan, apalagi PSIS Semarang sedang bagus-bagusnya,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, pembekuan Liga 1 dilakukan pasca terjadinya aksi brutal oknum suporter Persib Bandung yang menganiaya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. Penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas itu dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (23/9/2018). (Baca juga: PSSI Resmi Hentikan Liga 1 untuk Waktu yang Tak Ditentukan ) atau ( Resmi, Menpora Hentikan Liga Indonesia ).

Menurut Hendi, keputusan pembekuan Liga sepak bola Indonesia harus menjadi evaluasi bagi seluruh penggiat komponen yang bergerak di dunia sepakbola. “Harus menjadi evaluasi, supaya sepak bola tidak menjadi sarana untuk saling bermusuhan, namun menjadi sarana industri, hiburan dan sarana meraih prestasi khususnya peningkatan prestasi sepak bola Indonesia,” tegasnya,

Di sisi lain, Wali Kota berpesan kepada seluruh suporter PSIS Semarang, baik Panser Biru maupun Snex untuk tidak meniru tindakan brutal dalam kejadian tersebut. “Saya berpesan kepada suporter PSIS Semarang agar jangan ditiru, resikonya besar dan memberikan dampak negatif yang sangat besar. Kita senang-senang saja, kalau PSIS menang kita bangga, kalau kalah harus tetap kita dukung,” tukas Hendi.
(sha)
Berita Terkait
PSSI Siap Tampung Aspirasi...
PSSI Siap Tampung Aspirasi Klub Liga 1 Saat Kongres
Empat Jam Rapat, PSSI...
Empat Jam Rapat, PSSI dan Klub Liga 1 Bahas Nasib Kompetisi
Hasil Rapat Tetapkan...
Hasil Rapat Tetapkan Akhmad Hadian Lukita sebagai Direktur Utama LIB
Jelang Dilanjutkannya...
Jelang Dilanjutkannya Liga 1 2020, LIB Kembali Berkoordinasi dengan PSSI
10 Jersey Pemain dari...
10 Jersey Pemain dari Berbagai Klub Liga 1 Dilelang
Pelatih Persib Ingatkan...
Pelatih Persib Ingatkan Jangan Ada Keputusan Merugikan Saat Kongres PSSI
Berita Terkini
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
13 menit yang lalu
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
3 jam yang lalu
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
7 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
7 jam yang lalu
Infografis
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved