Maung Bandung Ingin Merusak Rekor Kandang PSIS

Sabtu, 17 November 2018 - 13:01 WIB
Maung Bandung Ingin...
Maung Bandung Ingin Merusak Rekor Kandang PSIS
A A A
Persib Bandung mengusung misi merusak rekor kemenangan kandang PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-30 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Minggu (18/11).

Maung Bandung sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang juara musim ini. Persib mengantongi 49 poin dari 30 pertandingan yang telah dilakoni, tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen sementara PSM Makassar (53 poin).

Sementara sisa pertandingan Persib dan PSM sama, yakni tiga laga. Untuk mengejar posisi PSM, Kim Jeffrey Kurniawan dkk tidak boleh kalah dalam tiga laga sisa, termasuk saat menghadapi tuan rumah PSIS.

Persib harus menyapu bersih semua laga sembari berharap PSM terpeleset di tiga laga sisa. Pelatih Persib Mario Gomez mengatakan untuk memutus tradisi PSIS menang di kandang, dia menginstruksikan anak asuhnya tampil disiplin, terutama di lini belakang.

Pasalnya,Mahesa Jenar punya dua penyerang tajam yang selalu tampil impresif, yakni Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto. Keduanya telah menyumbangkan 21 gol untuk PSIS. Silva mengoleksi 12 gol, sedangkan Hari Nur mencetak sembilan gol.

Tak hanya rajin mencetak gol melalui skema open play, Silva juga dikenal tajam saat mengeksekusi bolabola mati. Begitu pula dengan Hari Nur yang terkenal unggul dalam soal penempatan posisi.

“Mereka adalah tim yang bagus, tak cuma mereka (berdua). Sebetulnya semua pemain harus kami waspadai. Kami tak boleh meremehkan tim lawan di posisi berapa pun,” kata Gomez, dilansir situs resmi klub. Skuad asuhan Jafri Sastra itu mampu meraih poin sempurna dalam empat laga kandang terakhir.

PSIS mengalahkan Perseru Serui 4-2 pada 23 September, menang 1-0 atas Barito Putera pada 13 Oktober, menundukkan Sriwijaya FC 1-0 pada 23 Oktober, dan menang 2-1 atas Arema pada 14 November lalu.

Selain fokus kedisiplinan lini belakang, Gomez juga akan menerapkan rotasi pemain. Dia mengatakan, tim pelatih sudah menyiapkan perubahan serta strategi khusus. “Mungkin nanti susunan pemain tidak sama. Tapi, yang terpenting adalah kesiapan semua pemain. Siapa pun yang bermain, mereka harus siap. Semua pemain memiliki kesempatan, termasuk pemain muda,” tutur Gomez.

Dalam lawatannya ke markas PSIS, Persib akan memboyong 18 pemain, termasuk striker Jonathan Bauman. Tak hanya Bauman, dua penyerang muda M Wildan Ramdhani serta Muchlis Hadi Ning juga diboyong Gomez. Namun, kali ini Persib tidak mengikutsertakan kapten Supardi Nasir, penyerang Patrich Wanggai, dan bek kiri Ardi Idrus.
(don)
Berita Terkait
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Tanpa 3 Pilar Lawan...
Tanpa 3 Pilar Lawan Barito Putera, Pelatih Persib: Situasi Ini seperti Sirkus
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Rekrut Kevin Mendoza,...
Rekrut Kevin Mendoza, Siapakah Pemain yang Bakal Dilepas Persib Bandung?
Berita Terkini
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
5 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
10 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
12 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
13 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
13 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
15 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved