Tanpa Honda, Marc Marquez Tetap Bisa Jadi Juara
Kamis, 20 Desember 2018 - 12:50 WIB
Tanpa Honda, Marc Marquez Tetap Bisa Jadi Juara
A
A
A
JEREZ - Dengan atau tanda Honda tak akan membuat Marc Marquez puasa gelar. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Marquez diyakini bisa menjadi jawara meski di luar tim pabrikan asal Jepang itu.
Pernyataan tersebut disampaikan legenda MotoGP Mick Doohan. Ia menjukkan betapa hebatnya Si Bayi Alien di musim ini. Meski masih tersisa tiga seri, Marquez sudah memastikan menjadi juara kelas primer.
Doohan mengeluarkan komentarnya tersebut terkait dengan masa depan Marquez. Pembalap tersebut telah memperpanjang kontrak dengan Honda sampai 2020. Nah, setelah menghabiskan kontraknya bersama Honda dikabarkan Ducati siap menggaet Marquez pada 2021.
“Saya kira ada tujuh Honda di grid pada satu titik (dalam era saya), karena semua orang mengatakan mereka membutuhkan Honda, tetapi masih hanya ada satu pemenang!” canda Doohan dalam wawancara bersama kepada Motorsport dan MotoGP, Kamis (20/12/2018).
“Jadi, saya pikir pembalap seperti Marc akan membuat perbedaan dan untungnya dengan balap motor, oke, Anda membutuhkan motor bagus, namun pembalap akan membuat perbedaan. Pada masa lalu ketika Anda melihat orang-orang mendapatkan hasil yang layak dan mereka berganti tim, karena mereka pikir memerlukan motor lain dan hasilnya sama," ungkap Doohan.
“Saya rasa jika Maruqez pindah ke pabrikan berbeda, yang mana Anda inginkan, dia masih bisa menang. Anda melihat itu dengan Valentino (Rossi), dengan Eddie Lawson. Pembalap yang kuat adalah pembalap yang kuat,” tukasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan legenda MotoGP Mick Doohan. Ia menjukkan betapa hebatnya Si Bayi Alien di musim ini. Meski masih tersisa tiga seri, Marquez sudah memastikan menjadi juara kelas primer.
Doohan mengeluarkan komentarnya tersebut terkait dengan masa depan Marquez. Pembalap tersebut telah memperpanjang kontrak dengan Honda sampai 2020. Nah, setelah menghabiskan kontraknya bersama Honda dikabarkan Ducati siap menggaet Marquez pada 2021.
“Saya kira ada tujuh Honda di grid pada satu titik (dalam era saya), karena semua orang mengatakan mereka membutuhkan Honda, tetapi masih hanya ada satu pemenang!” canda Doohan dalam wawancara bersama kepada Motorsport dan MotoGP, Kamis (20/12/2018).
“Jadi, saya pikir pembalap seperti Marc akan membuat perbedaan dan untungnya dengan balap motor, oke, Anda membutuhkan motor bagus, namun pembalap akan membuat perbedaan. Pada masa lalu ketika Anda melihat orang-orang mendapatkan hasil yang layak dan mereka berganti tim, karena mereka pikir memerlukan motor lain dan hasilnya sama," ungkap Doohan.
“Saya rasa jika Maruqez pindah ke pabrikan berbeda, yang mana Anda inginkan, dia masih bisa menang. Anda melihat itu dengan Valentino (Rossi), dengan Eddie Lawson. Pembalap yang kuat adalah pembalap yang kuat,” tukasnya.
(bbk)