Label Juara Dunia MotoGP 2018 dengan 23 Kali Jatuh Tidak Masuk Akal

Selasa, 08 Januari 2019 - 10:00 WIB
Label Juara Dunia MotoGP...
Label Juara Dunia MotoGP 2018 dengan 23 Kali Jatuh Tidak Masuk Akal
A A A
CALIFORNIA - Marc Marquez menerima kritikan pedas dari legenda balap motor Wayne Rainey. Ini berkaitan dengan jumlah jatuh dari pembalap tim Repsol Honda selama menjalani balapan MotoGP 2018.

Marquez menggarisbawahi namanya sebagai juara dunia MotoGP 2018. Tak hanya prestasinya saja yang terungkap, pembalap yang dikenal dengan julukan The Baby Alien juga dikenal sebagai joki yang doyan terjatuh. Total, 23 kali juara dunia lima kali di kelas utama mengalami kecelakaan.

Rainey mengakui jika dirinya sangat mengagumi motivasi dan kemampuan Marquez dalam menggeber motor RC213V. Tapi ia seharusnya memerhitungkan keselamatannya di pacuan kuda besi dan menjadi juara dunia dalam kategori kelas utama yang mendapat stempel doyan jatuh tidak masuk akal.

Karena, kata Rainey, juara dunia merupakan seorang pembalap terbaik di dalam lintasan. Cara Marquez mengambil risiko sepertinya ingin menunjukkan kepada lawannya bahwa dia tidak takut. Tetapi itu bukan startegi yang cerdas.

"Secara pribadi, saya pikir tidak perlu melebihi batas sehingga sering jatuh 23 kali setahun. Setidaknya tidak masuk akal bagi saya. Jika Marc membuat kesalahan, 95% dia akan kehilangan bagian depan. Jika Anda membandingkan teknologi dan keamanan, seperti waktu di kelas empat tak atau dua tak, saya pikir motor sekarang lebih dapat diprediksi daripada waktu saya membalap," kata Rainey dikutip dari Corsedimoto, Selasa (8/1/2019).

Marquez percaya bahwa dia tidak akan jatuh, tapi itu lebih sering jatuh daripada siapa pun dalam kategori ini. Dan menjadi juara dunia, itu adalah sesuatu yang tidak masuk akal," tambah Rainey.

Mantan juara dunia tiga kali di kelas 500cc itu sedikit memberi saran kepada Marquez. Menurutnya, ia perlu mengubah gaya balapnya karena jika ia terus membuay kesalahan begitu sering, pembalap asal Spanyol itu kemungkinan tidak akan bangun secepat itu lagi.

"Saya pikir Marc sangat baik sehingga dia tidak harus membalap seperti itu. Anda tidak boleh mengambil risiko ini. Saya tidak berpikir itu perlu, terutama ketika Anda juara dunia. Saya berharap bahwa dengan pengalamannya, suatu hari dia akan menemukannya," jelas Rainey.

"Terkadang lebih baik untuk tidak mencoba persepuluh detik terakhir, karena biasanya memiliki tiga atau empat persepuluh detik keunggulan dibandingkan yang lain. Saya pikir lebih penting untuk menjadi dua per sepuluh lebih cepat dan menyelesaikan putaran daripada tiga per sepuluh lebih cepat, tetapi jangan menyelesaikan putaran," pungkas Marquez.
(sha)
Berita Terkait
Marc Marquez Raih Kemenangan...
Marc Marquez Raih Kemenangan Kedua di MotoGP 2024 di San Marino
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Penglihatan Membaik,...
Penglihatan Membaik, Marc Marquez Asah Garuk Tanah di Sirkuit Ponts
Kecelakaan Horor, Marc...
Kecelakaan Horor, Marc Marquez Batal Balapan di Mandalika karena Cedera
Breaking News, Marc...
Breaking News, Marc Marquez Absen hingga Akhir Musim MotoGP 2025
Prediksi Ahli, Marc...
Prediksi Ahli, Marc Marquez Kembali di Seri Pembuka MotoGP 2021
Berita Terkini
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
4 jam yang lalu
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus ArgentinaPakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
4 jam yang lalu
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
6 jam yang lalu
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
7 jam yang lalu
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved