Lawan Manchester United, Ajang Pertaruhan Jabatan Maurizio Sarri
Senin, 18 Februari 2019 - 18:12 WIB
Lawan Manchester United, Ajang Pertaruhan Jabatan Maurizio Sarri
A
A
A
LONDON - Laga putaran kelima Piala FA 2018/2019 yang memertemukan Chelsea versus Manchester United bisa dijadikan sebagai ajang pertaruhan jabatan Maurizio Sarri. Pasalnya, jika gagal mengantarkan The Blues lolos ke perempat final, maka kursi kepelatihannya bakal panas.
Masa depan Sarri berada di ujung tanduk lantaran hanya meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Artinya, jika Chelsea gagal menyingkirkan United maka peluang untuk memertahankan posisinya sebagai pelatih kepala bakal sulit terealisasi.
Sebaliknya, jika Chelsea menang melawan United, itu hanya menunda rencana Sarri angkat koper dari Stamford Bridge. Di sisi lain, beredar rumor yang menyatakan jika Zinedine Zidane bersedia menggantikan posisi pelatih berkacamata jika semua persyaratan yang diminta disetujui pemilik klub Roman Abramovich.
Spekulasi tentang Zidane bakal melatih Chelsea semakin santer setelah munculnya laporan media di Inggris, The Sun. Dalam laporan, Senin (18/2), menyebut bahwa Zidane bersedia menggantikan posisi Sarri jika klub tidak menjual Eden Hazard.
Selain itu, pria yang kini menganggur pasca menanggalkan jabatannya di Real Madrid itu juga meminta kepada klub untuk menyediakan dana segar sebesar 200 juta poundsterling atau sekira Rp3,6 triliun. Mantan ahli strategi Real Madrid itu bisa saja mendapatkan lebih dari Rp3,6 triliun, jika ia memilih untuk menjual pemain yang tidak disukai dengan karakter permainannya.
Adapun di bagian terpisah, pakar sepak bola Eropa, Julien Laurens, menuturkan bahwa semua permintaan Zidane kepada Chelsea terlalu berlebihan. Dan, itu bisa menjadi masalah buat tim.
"Cara dia mengelola semua pemainnya, semua ruang riasnya untuk membuat semua orang merasa penting, misalnya seperti yang dia lakukan di Madrid - itu akan menjadi masalah," cetus Laurens dikutip dari Express.
Ditambahkan Laurens, Zidane tentunya tidak akan menyukai rotasi pergantian pelatih di Chelsea yang terbilang terlalu singkat terjadi. "Itu sesuatu yang tidak dia (Zidane) sukai dan nikmati. Jadi ada banyak hal yang saya tidak yakin dia akan sangat tertarik. Namun, Chelsea adalah klub besar dan dia jelas akan tertarik dengan klub besar dan Liga Primer yang merupakan liga yang sangat menarik baginya."
Masa depan Sarri berada di ujung tanduk lantaran hanya meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Artinya, jika Chelsea gagal menyingkirkan United maka peluang untuk memertahankan posisinya sebagai pelatih kepala bakal sulit terealisasi.
Sebaliknya, jika Chelsea menang melawan United, itu hanya menunda rencana Sarri angkat koper dari Stamford Bridge. Di sisi lain, beredar rumor yang menyatakan jika Zinedine Zidane bersedia menggantikan posisi pelatih berkacamata jika semua persyaratan yang diminta disetujui pemilik klub Roman Abramovich.
Spekulasi tentang Zidane bakal melatih Chelsea semakin santer setelah munculnya laporan media di Inggris, The Sun. Dalam laporan, Senin (18/2), menyebut bahwa Zidane bersedia menggantikan posisi Sarri jika klub tidak menjual Eden Hazard.
Selain itu, pria yang kini menganggur pasca menanggalkan jabatannya di Real Madrid itu juga meminta kepada klub untuk menyediakan dana segar sebesar 200 juta poundsterling atau sekira Rp3,6 triliun. Mantan ahli strategi Real Madrid itu bisa saja mendapatkan lebih dari Rp3,6 triliun, jika ia memilih untuk menjual pemain yang tidak disukai dengan karakter permainannya.
Adapun di bagian terpisah, pakar sepak bola Eropa, Julien Laurens, menuturkan bahwa semua permintaan Zidane kepada Chelsea terlalu berlebihan. Dan, itu bisa menjadi masalah buat tim.
"Cara dia mengelola semua pemainnya, semua ruang riasnya untuk membuat semua orang merasa penting, misalnya seperti yang dia lakukan di Madrid - itu akan menjadi masalah," cetus Laurens dikutip dari Express.
Ditambahkan Laurens, Zidane tentunya tidak akan menyukai rotasi pergantian pelatih di Chelsea yang terbilang terlalu singkat terjadi. "Itu sesuatu yang tidak dia (Zidane) sukai dan nikmati. Jadi ada banyak hal yang saya tidak yakin dia akan sangat tertarik. Namun, Chelsea adalah klub besar dan dia jelas akan tertarik dengan klub besar dan Liga Primer yang merupakan liga yang sangat menarik baginya."
(sha)