Timnas Indonesia U-22 Tak Mau Terpengaruh Hasil Laga Malaysia Kontra Myanmar
Kamis, 21 Februari 2019 - 14:44 WIB
Timnas Indonesia U-22 Tak Mau Terpengaruh Hasil Laga Malaysia Kontra Myanmar
A
A
A
PHNOM PENH - Timnas Indonesia U-22 tak mau terpengaruh dengan hasil pertandingan antara Malaysia U-22 kontra Myanmar. Pelatih Indra Sjafri menegaskan skuatnya harus memenangkan laga terakhir Grup B Piala AFF U-22 dengan menumbangkan Kamboja U-22.
Saat ini peluang Indonesia U-22 masih terbuka lolos ke semifinal. Namun syaratnya, kemenangan atas Kamboja U-22 mutlak harus diraih. Dengan begitu, apapun hasil laga Malaysia U-22 versus Myanmar U-22 lagi mempengaruhi langkah Garuda Muda ke babak empat besar. (Baca juga : Tersisa Satu Tiket, Ini Skenario Indonesia Lolos Grup B Piala AFF U-22 )
Saat ini, tim asuhan Indra Sjafri masih berada di peringkat kedua klasemen. Dari dua pertandingan hasil imbang selalu diperoleh dengan raihan dua angka. Sementara Malaysia U-22 dan Myanmar U-22 sama-sama mendulang satu angka hasil sekali imbang dan sekali kalah.
"Hasil mereka tidak ada pengaruh bagi kita, mau menang siapapun poin maksimal mereka cuma empat," kata Indra selepas memimpin sesi latihan di Lapangan Western University, Phnom Penh, Kamis (21/2/2019) seperti dikutip Antaranews.
Laga Indonesia U-22 melawan Kamboja U-22 akan berlangsung di Olimpic Stadium, Phnom Penh, Jumat (22/2/2019). Partai ini akan dimainkan pukul 18.30 WIB, sesudah Malaysia U-22 bertemu Myanmar U-22.
Pemenang laga Malaysia U-22 atau Myanmar U-22 nantinya akan mendapatkan poin maksimal empat. Sedangkan Indonesia U-22 jika sukses menggulung Kamboja U-22 akan mendulang lima angka.
Menyoal masalah mental usai bermain imbang dengan Malaysia U-22, Indra menegaskan saat ini dalam kondisi baik. Bahkan Indra memperkirakan akan lebih baik lagi ketika bentrok dengan Kamboja U-22.
"Kondisi mental bagus kok. Kita lihat kan pertandingan kedua jauh lebih baik mainnya dibanding pertama. Nanti yang ketiga akan lebih bagus lagi," ujarnya.
Di sisi lain, laga melawan Kamboja U-22 akan dilakoni pada petang menuju malam sehingga hawa di atas lapangan akan lebih baik dibanding dua laga sebelumnya yang dilakoni pada sore hari di bawah terik sinar matahari. "Bagus untuk kita, lebih adem ya pasti main jam setengah tujuh (petang)," kata Indra.
Saat ini peluang Indonesia U-22 masih terbuka lolos ke semifinal. Namun syaratnya, kemenangan atas Kamboja U-22 mutlak harus diraih. Dengan begitu, apapun hasil laga Malaysia U-22 versus Myanmar U-22 lagi mempengaruhi langkah Garuda Muda ke babak empat besar. (Baca juga : Tersisa Satu Tiket, Ini Skenario Indonesia Lolos Grup B Piala AFF U-22 )
Saat ini, tim asuhan Indra Sjafri masih berada di peringkat kedua klasemen. Dari dua pertandingan hasil imbang selalu diperoleh dengan raihan dua angka. Sementara Malaysia U-22 dan Myanmar U-22 sama-sama mendulang satu angka hasil sekali imbang dan sekali kalah.
"Hasil mereka tidak ada pengaruh bagi kita, mau menang siapapun poin maksimal mereka cuma empat," kata Indra selepas memimpin sesi latihan di Lapangan Western University, Phnom Penh, Kamis (21/2/2019) seperti dikutip Antaranews.
Laga Indonesia U-22 melawan Kamboja U-22 akan berlangsung di Olimpic Stadium, Phnom Penh, Jumat (22/2/2019). Partai ini akan dimainkan pukul 18.30 WIB, sesudah Malaysia U-22 bertemu Myanmar U-22.
Pemenang laga Malaysia U-22 atau Myanmar U-22 nantinya akan mendapatkan poin maksimal empat. Sedangkan Indonesia U-22 jika sukses menggulung Kamboja U-22 akan mendulang lima angka.
Menyoal masalah mental usai bermain imbang dengan Malaysia U-22, Indra menegaskan saat ini dalam kondisi baik. Bahkan Indra memperkirakan akan lebih baik lagi ketika bentrok dengan Kamboja U-22.
"Kondisi mental bagus kok. Kita lihat kan pertandingan kedua jauh lebih baik mainnya dibanding pertama. Nanti yang ketiga akan lebih bagus lagi," ujarnya.
Di sisi lain, laga melawan Kamboja U-22 akan dilakoni pada petang menuju malam sehingga hawa di atas lapangan akan lebih baik dibanding dua laga sebelumnya yang dilakoni pada sore hari di bawah terik sinar matahari. "Bagus untuk kita, lebih adem ya pasti main jam setengah tujuh (petang)," kata Indra.
(bbk)