Terpuruk Lalu Bangkit, Kini Bencic Ancaman bagi Papan Atas

Kamis, 28 Februari 2019 - 10:01 WIB
Terpuruk Lalu Bangkit,...
Terpuruk Lalu Bangkit, Kini Bencic Ancaman bagi Papan Atas
A A A
DUBAI - Keberhasilan Belinda Bencic meraih trofi Dubai Terbuka 2019 bukan tanpa kerja keras dan cucuran keringat. Petenis Swiss berusia 21 tahun itu sempat terpuruk pada 2017 karena mengalami cedera. Bencic harus rela nangkringdi peringkat 199 dunia. Dia membutuhkan waktu lama untuk bangkit.

Namun, peraih gelar junior Wimbledon yang jadi pusat perhatian pada 2014 saat berusia 17 tahun tersebut, yakin cederanya akan sembuh dan dia segera bangkit. “Sekarang, aku memberikan banyak serangan jantung di lapangan. Sekarang aku akan memberikan serangan jantung di luar pengadilan,” kata Bencic seusai meraih gelar juara Dubai Terbuka dilansir espn, beberapa waktu lalu.

Di Dubai Terbuka, Bencic melawan sekelompok petenis elite dunia. Bencic menavigasikan melalui satu pertempuran berdebar jantung demi satu, mengalahkan empat lawan yang masuk 10 teratas berturut-turut. Pertama, menang melawan Aryna Sabalenka, sebelum mengalahkan juara Prancis Terbuka Simona Halep pada kuarter, dan kemudian Elina Svitolina dalam tiebreak setketiga untuk mencapai final.

Sebagai perbandingan, kemenangan Bencic 6-3, 1-6, 6-2 melawan Kvitova untuk memenangkan kejuaraan adalah bagian paling mulus dalam seminggu. Dengan prestasi mengesankan di Dubai, Belinda Bencic memenangkan gelar pertamanya dalam hampir empat tahun. Perjalanan Bencic di Dubai adalah bukti bahwa tur WTA melahirkan petenis top baru. “Saya sangat senang saya kembali,” kata Bencic.

“Aku tahu itu masih ada dalam diriku,” katanya. Bencic memiliki alasan kuat mempertahankan iman berdasarkan hasil spektakuler yang terkadang dia hasilkan. Bencic adalah keajaiban luar biasa saat mengembangkan permainannya di bawah bimbingan Martina Hingis dan Melanie Molitor.

Orang terakhir yang mencapai prestasi tersebut pada usia itu datang lebih dari satu setengah dekade sebelumnya oleh Hingis sendiri. Perbandingannya tidak berakhir di situ. Bencic memiliki permainan sutera, panjang pada ketepatan, mobilitas, groundstroktak tertembus, dan bakat yang bagus untuk mengarahkan bola saat melakukan reli. Pemahamannya tentang strategi terlalu dini.

“Aku memiliki taktik yang baik ketika saya pergi ke pengadilan,” kata Bencic. “Aku pikir itu senjataku. Aku mungkin tidak memiliki permainan yang paling kuat atau sesuatu. Tapi, aku mencoba menemukan kelemahan dalam permainan lawan,” kata Bencic. Selain Bencic, ada petenis muda asal Jepang Naomi Osaka yang memenangkan Australia Terbuka 2019.

Dia juga menyingkirkan top 10 petenis elite. Osaka baru-baru ini memecat pelatihnya, Sascha Bajin, yang membimbingnya dari nomor 70 di dunia ke posisi teratas dan dua gelar Grand Slam dalam empat bulan. Osaka dikalahkan di babak pertama Dubai oleh peringkat 67 dunia, Kristina Mladenovic.
(don)
Berita Terkait
Profil Steffi Graf,...
Profil Steffi Graf, Ratu Tenis yang Melegenda
Daniela Hantuchova,...
Daniela Hantuchova, Petenis Imut Nan Cantik Ini Beralih Profesi Jadi Komentator
Sejarah, Petenis Muda...
Sejarah, Petenis Muda Indonesia Rebut Dua Gelar di Singapura
Dirilis Forbes, Atlet...
Dirilis Forbes, Atlet Tenis Ternyata Paling Tajir
SEA Games 2023, Tim...
SEA Games 2023, Tim Tenis Indonesia Bertolak ke Kamboja Hari Ini
All-Final BIN Tersaji...
All-Final BIN Tersaji di Invitasi Tenis Nasional 2022, Fitriani Sabatini Rebut Gelar
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
1 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
1 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
2 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
7 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
9 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved