Pochettino Minta FA Bantu Klub Inggris di Liga Champions
Selasa, 05 Maret 2019 - 15:22 WIB
Pochettino Minta FA Bantu Klub Inggris di Liga Champions
A
A
A
DORTMUND - Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino merasa dirugikan dengan jadwal sepak bola Liga Primer Inggris jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 versus Borussia Dortmund. Klub Jerman itu memiliki waktu persiapan lebih panjang ketimbang Spurs.
Spurs menang 3-0 pada leg pertama di Wembley, Februari lalu. Namun, Pochettino percaya klub Bundesliga tersebut telah diberi keuntungan yang menurutnya tidak adil. (Baca juga: Jelang Borussia Dortmund vs Tottenham Hotspur: Hadapi Misi Sulit ).
Dortmund melawan Augsburg digelar Jumat (1/3/2019). Sementara Tottenham melawan Arsenal digelar 24 jam setelahnya atau Sabtu (2/3/2019) saat jam makan siang. Leg kedua berlangsung di Signal Iduna Park, Selasa (5/3/2019) waktu lokal atau Rabu (6/3/2019) dini hari WIB.
Pochettino telah meminta pihak berwenang di Inggris untuk membantu klub mereka di Liga Champions dengan memberi mereka jadwal domestik yang lebih baik sebelum pertandingan besar.
"Saya ingin bermain dalam situasi yang sama dengan lawan Anda. Itu yang paling penting, Anda memiliki jumlah hari yang sama untuk mempersiapkan permainan," kata Pochettino dilansir Sky Sports.
"Saya pikir, kami butuh bantuan dari FA, kami butuh bantuan dari Liga Primer, saya tidak tahu karena saya tidak terlibat dalam keputusan," kata pelatih asal Argentina itu.
"Saya tidak tahu apakah harus menyalahkan FA atau menyalahkan Liga Primer atau menyalahkan Tottenham karena belum ada stadion baru kami atau TV karena mereka ingin kami disiarkan langsung pada hari Sabtu."
"Lihat apa yang terjadi dengan Rennes di Liga Europa. Otoritas liga Prancis membatalkan pertandingan mereka pada akhir pekan untuk membantu Rennes bermain melawan Arsenal."
"Di Eropa, FA harus lebih sensitif untuk membantu klub bersaing dengan cara terbaik di kompetisi Eropa."
"Saya pikir itu tidak adil dan itu adalah masalah bahwa di masa depan kita perlu berubah jika kita ingin membantu klub-klub Inggris menjadi lebih kuat dalam kompetisi."
"Kita harus lebih peka terhadap klub-klub yang bermain di Eropa untuk memberikan kondisi yang lebih baik agar memiliki peluang yang sama untuk datang ke pertandingan."
"Kami harus melupakan leg pertama, penting untuk menjadi agresif, bertarung dari awal dengan tempo tinggi, yang akan menjadi kuncinya."
"Kami tahu Borussia Dortmund adalah tim yang hebat, berada di puncak Bundesliga karena mereka pantas berada di sana.
Spurs menang 3-0 pada leg pertama di Wembley, Februari lalu. Namun, Pochettino percaya klub Bundesliga tersebut telah diberi keuntungan yang menurutnya tidak adil. (Baca juga: Jelang Borussia Dortmund vs Tottenham Hotspur: Hadapi Misi Sulit ).
Dortmund melawan Augsburg digelar Jumat (1/3/2019). Sementara Tottenham melawan Arsenal digelar 24 jam setelahnya atau Sabtu (2/3/2019) saat jam makan siang. Leg kedua berlangsung di Signal Iduna Park, Selasa (5/3/2019) waktu lokal atau Rabu (6/3/2019) dini hari WIB.
Pochettino telah meminta pihak berwenang di Inggris untuk membantu klub mereka di Liga Champions dengan memberi mereka jadwal domestik yang lebih baik sebelum pertandingan besar.
"Saya ingin bermain dalam situasi yang sama dengan lawan Anda. Itu yang paling penting, Anda memiliki jumlah hari yang sama untuk mempersiapkan permainan," kata Pochettino dilansir Sky Sports.
"Saya pikir, kami butuh bantuan dari FA, kami butuh bantuan dari Liga Primer, saya tidak tahu karena saya tidak terlibat dalam keputusan," kata pelatih asal Argentina itu.
"Saya tidak tahu apakah harus menyalahkan FA atau menyalahkan Liga Primer atau menyalahkan Tottenham karena belum ada stadion baru kami atau TV karena mereka ingin kami disiarkan langsung pada hari Sabtu."
"Lihat apa yang terjadi dengan Rennes di Liga Europa. Otoritas liga Prancis membatalkan pertandingan mereka pada akhir pekan untuk membantu Rennes bermain melawan Arsenal."
"Di Eropa, FA harus lebih sensitif untuk membantu klub bersaing dengan cara terbaik di kompetisi Eropa."
"Saya pikir itu tidak adil dan itu adalah masalah bahwa di masa depan kita perlu berubah jika kita ingin membantu klub-klub Inggris menjadi lebih kuat dalam kompetisi."
"Kita harus lebih peka terhadap klub-klub yang bermain di Eropa untuk memberikan kondisi yang lebih baik agar memiliki peluang yang sama untuk datang ke pertandingan."
"Kami harus melupakan leg pertama, penting untuk menjadi agresif, bertarung dari awal dengan tempo tinggi, yang akan menjadi kuncinya."
"Kami tahu Borussia Dortmund adalah tim yang hebat, berada di puncak Bundesliga karena mereka pantas berada di sana.
(sha)