Tottenham Kalah, Pochettino : Ini Sangat Menyakitkan
Sabtu, 04 Mei 2019 - 22:46 WIB
Tottenham Kalah, Pochettino : Ini Sangat Menyakitkan
A
A
A
BOURNEMOUTH - Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah timnya kalah dari Bournemouth dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Hasil buruk sangat menyakitkan sebab Spurs harus bermain dengan sembilan pemain setelah Son Heung-min dan Juan Foyt terkena kartu merah.
Sebenarnya pada pertandingan yang berlangsung di Vitality Stadium, Sabtu (4/5/2019), Spurs mengendalikan permainan. Sayang, upaya menjebol gawang Bournemouth selalu kandas dengan kecerdikan kiper muda, Mark Travers yang beberapa kali bisa melakukan penyelematan. (Baca juga : 9 Pemain Tottenham Dibekuk Bournemouth, Posisi 4 Besar Terancam )
Dengan kegagalan meraih tiga angka di kandang lawan, peluang Spurs untuk bertahan di peringkat keempat sampai akhir musim ini terasa berat. Chelsea, Arsenal dan Manchester United berpeluang untuk menggantikan posisi Spurs yang sekarang ada di posisi ketiga.
Spurs masih bisa mengamankan posisi empat besar jika di laga terakhir pada 12 Mei mampu mengalahkan Everton. Dengan begitu kesempatan tampil di Liga Champions pun masih terbuka. Spurs bisa saja lolos otomatis ke Liga Champions jika berhasil menjadi juara. Sayangnya, di semifinal leg pertama mereka sudah menderita kekalahan dari Ajax Amsterdam 0-1.
"Sangat menyakitkan bermain dengan dua pemain lebih sedikit dari lawan. Kami harus terus maju. Kami tidak dapat mengubah keputusan. Kami harus maju ke dua final melawan Ajax dan Everton," ucap Pochettino dikutip BBC.
"(Peluang) itu ada di tangan kami. Jika itu tidak terjadi, kami akan bangga karena tidak ada yang berharap Tottenham berada di posisi seperti sekarang ini." sambungnya.
"Kami bertarung dengan enam tim (untuk mendapatkan posisi empat besar). Tidak mungkin enam tim mendapatkan empat besar. Apa pun yang terjadi saya akan merasa bangga dan apa pun yang terjadi di semifinal saya tetap bangga."
Sebenarnya pada pertandingan yang berlangsung di Vitality Stadium, Sabtu (4/5/2019), Spurs mengendalikan permainan. Sayang, upaya menjebol gawang Bournemouth selalu kandas dengan kecerdikan kiper muda, Mark Travers yang beberapa kali bisa melakukan penyelematan. (Baca juga : 9 Pemain Tottenham Dibekuk Bournemouth, Posisi 4 Besar Terancam )
Dengan kegagalan meraih tiga angka di kandang lawan, peluang Spurs untuk bertahan di peringkat keempat sampai akhir musim ini terasa berat. Chelsea, Arsenal dan Manchester United berpeluang untuk menggantikan posisi Spurs yang sekarang ada di posisi ketiga.
Spurs masih bisa mengamankan posisi empat besar jika di laga terakhir pada 12 Mei mampu mengalahkan Everton. Dengan begitu kesempatan tampil di Liga Champions pun masih terbuka. Spurs bisa saja lolos otomatis ke Liga Champions jika berhasil menjadi juara. Sayangnya, di semifinal leg pertama mereka sudah menderita kekalahan dari Ajax Amsterdam 0-1.
"Sangat menyakitkan bermain dengan dua pemain lebih sedikit dari lawan. Kami harus terus maju. Kami tidak dapat mengubah keputusan. Kami harus maju ke dua final melawan Ajax dan Everton," ucap Pochettino dikutip BBC.
"(Peluang) itu ada di tangan kami. Jika itu tidak terjadi, kami akan bangga karena tidak ada yang berharap Tottenham berada di posisi seperti sekarang ini." sambungnya.
"Kami bertarung dengan enam tim (untuk mendapatkan posisi empat besar). Tidak mungkin enam tim mendapatkan empat besar. Apa pun yang terjadi saya akan merasa bangga dan apa pun yang terjadi di semifinal saya tetap bangga."
(bbk)