Gagal 2 Turnamen Terakhir, Osaka Cemas Hadapi Prancis Terbuka

Jum'at, 24 Mei 2019 - 10:58 WIB
Gagal 2 Turnamen Terakhir,...
Gagal 2 Turnamen Terakhir, Osaka Cemas Hadapi Prancis Terbuka
A A A
PARIS - Naomi Osaka mengakui persiapannya jelang menghadapi Prancis Terbuka 2019 cukup buruk. Salah satu buktinya, petenis nomor satu dunia itu mendapatkan hasil kurang baik selama bermain di lapangan tanah liat. Dalam dua turnamen terakhir, Osaka gagal menutupnya dengan gelar juara. Saat di Madrid Terbuka, dia hanya sampai perempat final karena kalah 3-6, 2-6, 5-7 dari Belinda Bencic.

Dia juga terhenti pada fase yang sama ketika di Italia Terbuka. Petenis berusia 21 tahun ini terpaksa menyerah karena cedera tangan. Itu merupakan cedera kedua Osaka selama persiapannya ke Prancis Terbuka. Dia juga sempat mengalami masalah perut saat tampil di Stuttgart pada bulan lalu.

Padahal wakil Jepang itu sedang berusaha dan petenis putri ke-11 yang mampu menjuarai grand slam tiga kali secara beruntun, seperti yang dilakukan Serena Williams. Osaka mendapat kesempatan mengukir sejarah karena sebelumnya menjadi juara di Amerika Serikat (AS) Terbuka 2018 dan Australia Terbuka 2019.

Pencapaian itu membuktikan bahwa dara kelahiran Chou-ku, Osaka, itu bermain luar biasa di lapangan keras. Hanya saja, rekornya ketika bermain di lapangan tanah liat atau di Prancis Terbuka kurang mengesankan. Osaka sejauh ini belum pernah memenangkan gelar WTA di permukaan itu. Dia juga selalu gagal melewati babak ketiga Prancis Terbuka.

“Saya menggambarkan musim tanah liat saya sangat buruk. Tapi, saya tidak bisa selalu mengatakan itu. Setiap pertandingan yang saya mainkan menjadi pelajaran. Saya sudah mencoba mengambil apa yang telah saya pelajari ke pertandingan berikutnya, dan saya pikir telah melakukannya dengan baik,” kata Osaka di lansir Japantoday.

Meski demikian, secara keseluruhan Osaka memiliki catatan baik ketika mengikuti grand slam. Dia bisa memenangkan 76% dari semua pertandingan grand slam. Sedangkan rasio kemenangan pada turnamen lain hanya sebesar 50%. Namun, petenis berpostur 180 cm itu mengakui tekanan sebagai nomor satu dunia terasa lebih besar.

“Saya tidak pernah menjadi nomor satu dan banyak orang membicarakannya. Saya mungkin membiarkannya masuk dalam pikiran. Ketika menjadi nomor satu, Anda tidak seharusnya menderita kekalahan. Setidaknya itulah yang saya rasakan. Saya merasa setidaknya harus memenangkan turnamen setiap bulan atau sebagainya,” ucap Osaka.

Sementara itu, kompatriot Osaka, Kei Nishikori, terlihat jauh berbeda setelah kembali dari cedera pergelangan tangan yang dideritanya dua tahun lalu. Buktinya, dia berhasil merebut gelar tunggal putra pertamanya setelah tiga tahun di Brisbane Internasional pada Januari lalu. Namun, sejak Australia Terbuka, petenis nomor tujuh dunia ini cuma lima kali mencapai perempat final dari delapan turnamen.
(don)
Berita Terkait
Profil Steffi Graf,...
Profil Steffi Graf, Ratu Tenis yang Melegenda
Daniela Hantuchova,...
Daniela Hantuchova, Petenis Imut Nan Cantik Ini Beralih Profesi Jadi Komentator
Sejarah, Petenis Muda...
Sejarah, Petenis Muda Indonesia Rebut Dua Gelar di Singapura
Dirilis Forbes, Atlet...
Dirilis Forbes, Atlet Tenis Ternyata Paling Tajir
SEA Games 2023, Tim...
SEA Games 2023, Tim Tenis Indonesia Bertolak ke Kamboja Hari Ini
All-Final BIN Tersaji...
All-Final BIN Tersaji di Invitasi Tenis Nasional 2022, Fitriani Sabatini Rebut Gelar
Berita Terkini
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Kick-off Malam Ini!
1 jam yang lalu
Terungkap! Alasan Pemain...
Terungkap! Alasan Pemain Argentina Membelakangi Perayaan Spanyol di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
8th Asian Taekwondo...
8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Jadi Arena Perebutan Poin Olimpiade
4 jam yang lalu
5 Timnas Raksasa Kini...
5 Timnas Raksasa Kini Dipimpin Pelatih Lokal: Tren Baru usai Piala Dunia 2026!
4 jam yang lalu
Ajang Fitness Racing...
Ajang Fitness Racing Dunia Bakal Digelar di Indonesia, Perebutkan Tiket ke Final Internasional Bangkok
6 jam yang lalu
Indonesia vs Kamboja...
Indonesia vs Kamboja Hari Ini di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026: Link Live Streaming, Jam Tayang & Cara Nonton
6 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved