Dibayangi Sanksi 8 Tahun, Karier Tinju Dillian Whyte Terancam Habis

Jum'at, 26 Juli 2019 - 23:01 WIB
Dibayangi Sanksi 8 Tahun,...
Dibayangi Sanksi 8 Tahun, Karier Tinju Dillian Whyte Terancam Habis
A A A
LONDON - Petinju kelas berat Inggris Dillian Whyte terancam skorsing delapan tahun jika terbukti menggunakan doping saat mengalahkan Oscar Rivas di O2 Arena, London, Sabtu (20/7/2019) malam waktu lokal atau Minggu (21/7/2019) pagi WIB. Sebelumnya Whyte pernah dihukum dua tahun akibat doping pada 2012.

Laporan terkini yang dirilis Kamis (25/7/2019), Whyte dilaporkan gagal tes Anti-Doping Inggris pada 17 Juli, tiga hari sebelum pertarungan. Laporan itu juga menuduh bahwa zat yang ditemukan dalam sampel Whyte adalah epimethandienone dan hydroxymethandienone, dua metabolit dari obat terlarang Dianabol.

Badan anti-doping pemerintah Inggris (UKAD) diduga memberi tahu Dewan Tinju Inggris dan promotor sekaligus bos Matchroom, Eddie Hearn, sebelum acara digelar, namun duel itu dibiarkan berlanjut. Sedangkan Rivas dan kampnya tidak diberi tahu tentang tes yang gagal. (Baca juga: Sempat Terkapar, Dillian Whyte Sukses Atasi Oscar Rivas ).

Promotor Eddie Hearn mengonfirmasi Dillian Whyte gagal dalam tes doping UKAD, namun bersikeras panel independen menyatakan dia bersih untuk melawan Oscar Rivas. Hearn membela Whyte dan menyerukan kepada media dan publik untuk 'menunggu fakta' sebelum nama Whyte dirusak.

Dalam wawancara dengan iFL TV, Hearn mengatakan, Whyte diizinkan untuk melawan Rivas setelah menghadiri sidang panel independen. "Sebelum pertarungan ini, situasi ini ditangani," kata Hearn. “Dillian Whyte dinyatakan bersih oleh panel itu untuk pertarungan ini," kataHearn.

Whyte telah meminta sampel B-nya untuk diuji, dalam upaya untuk membersihkan namanya.

WBC mengatakan belum menerima pemberitahuan dari siapa pun mengenai tes anti-doping positif terhadap Whyte. "WBC telah meminta agar BBBofC (British Boxing Board of Control), sebagai entitas pemerintahan lokal yang mengawasi pertarungan itu, secara resmi memberikan informasi yang tersedia kepada WBC," demikian pernyataan WBC seperti dilansir Reuters, Kamis malam.

Jika Whyte terbukti menggunakan doping in kedua kalinya petinju berusia 31 tahun itu tersandung kasus yang sama. Whyte pernah menjalani larangan bertinju dua tahun pada 2012-2014 setelah terbukti positif memakai stimulan yang dilarang.

Pelanggaran kedua bisa membuat Whyte mendapatkan larangan delapan tahun hukuman yang bisa mengancam kariernya berakhir lebih cepat. Itu juga akan menghancurkan duel juara kelas berat WBC Deontay Wilder.

Dylan White memiliki rekor pertarungan 27 menang dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan saat menghadapi Anthony Joshua di London, 12 Desember 2015.
(sha)
Berita Terkait
Petinju Kelas Berat...
Petinju Kelas Berat Kamil Sokolowski Dilarang Duel 3 Tahun setelah Positif Doping
Gara-gara Obat Kuat...
Gara-gara Obat Kuat Seks, Jarrell Miller Gagal Tes Zat Terlarang
5 Jenis Doping Petinju...
5 Jenis Doping Petinju Top Dunia yang Guncang Ring Tinju
Robert Helenius Petinju...
Robert Helenius Petinju Positif Doping saat Dipukul KO Anthony Joshua
Jaime Munguia Melawan...
Jaime Munguia Melawan VADA! Kirim Sampel B, Buktikan Tidak Doping
Jose Benavidez Jr Diskorsing...
Jose Benavidez Jr Diskorsing 9 Bulan dan Denda Akibat Narkoba
Berita Terkini
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
30 menit yang lalu
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
39 menit yang lalu
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
53 menit yang lalu
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
2 jam yang lalu
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
7 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
8 jam yang lalu
Infografis
8 Tahun Berjalan, 158...
8 Tahun Berjalan, 158 Proyek Strategis Rp1.102,6 Triliun Rampung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved