Dovizioso : Aksi Marquez Buat Para Rival Alami Krisis
Rabu, 07 Agustus 2019 - 10:18 WIB
Dovizioso : Aksi Marquez Buat Para Rival Alami Krisis
A
A
A
BRNO - Meski kecewa, Andrea Dovizioso mengaku kalau Marc Marquez sebagai pembalap tangguh. Dia adalah perusak skenario yang dibuat para rival di lintasan.
Akhir pekan lalu saat lomba MotoGP 2019 berlangsung di Brno, Dovizioso dibuat tak berdaya. Marquez yang mengawali start dari posisi terdepan tak memberikan kesempatan semua pesaing untuk menampilkan aksi terbaiknya. (Baca juga : 'Geber' Motor dari Garis Start, Kunci Marquez Menang di Brno )
Tak heran kalau kemenangan di Brno yang merupakan sukses keenam dari 10 seri membuat Marquez meninggalkan DesmoDovi terpaut 63 di klasemen sementara. Menurut Dovizioso seperti dikutip Motorsport, Rabu (7/8/2019), strategi Marquez untuk mengelola balapan telah memaksa para rival mengubah pendekatan. (Baca juga : Dovizioso Kecewa Enam Kali Dipermalukan Marquez )
“Jika kita lihat hasil dari awal musim, Marc hanya memiliki kemenangan dan posisi kedua. Ini adalah kenyataannya. Dia dan Honda sedikit lebih kuat dan akibatnya mereka membuat semua orang dalam krisis, bukan hanya kami (Ducati)," papar Dovi.
“Dia mampu balapan dengan menempatkan dirinya di depan dan mengelola kecepatan, karena dia mampu melakukannya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Dia telah mengubah manajemen balapan dan ban. Inilah yang membuat semua orang dalam krisis. Dia sedikit meningkatkan kecepatan, dan ketika Anda punya kecepatan lebih, Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan. Dia sekarang mengadopsi strategi ini dan hasilnya bagus, karena itu lah semua orang jadi dalam krisis.”
Dovi tak begitu yakin ia dan Ducati bisa menyaingi Marquez di MotoGP Austria akhir pekan ini. “Itu adalah trek Ducati. Tapi tahun lalu, dia finis di depan saya. Jadi, tidak akan mudah untuk mengalahkannya, bahkan jika itu adalah trek yang sangat bagus bagi kami, karena motor kami bekerja sangat baik di sana."
“Kami harus bekerja sebaik mungkin dan menemukan detail tertentu untuk dieksploitasi dalam balapan, karena sampai sekarang Marc selalu berhasil menemukan solusi untuk mengalahkan semua orang,” tandas Dovizioso.
Akhir pekan lalu saat lomba MotoGP 2019 berlangsung di Brno, Dovizioso dibuat tak berdaya. Marquez yang mengawali start dari posisi terdepan tak memberikan kesempatan semua pesaing untuk menampilkan aksi terbaiknya. (Baca juga : 'Geber' Motor dari Garis Start, Kunci Marquez Menang di Brno )
Tak heran kalau kemenangan di Brno yang merupakan sukses keenam dari 10 seri membuat Marquez meninggalkan DesmoDovi terpaut 63 di klasemen sementara. Menurut Dovizioso seperti dikutip Motorsport, Rabu (7/8/2019), strategi Marquez untuk mengelola balapan telah memaksa para rival mengubah pendekatan. (Baca juga : Dovizioso Kecewa Enam Kali Dipermalukan Marquez )
“Jika kita lihat hasil dari awal musim, Marc hanya memiliki kemenangan dan posisi kedua. Ini adalah kenyataannya. Dia dan Honda sedikit lebih kuat dan akibatnya mereka membuat semua orang dalam krisis, bukan hanya kami (Ducati)," papar Dovi.
“Dia mampu balapan dengan menempatkan dirinya di depan dan mengelola kecepatan, karena dia mampu melakukannya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Dia telah mengubah manajemen balapan dan ban. Inilah yang membuat semua orang dalam krisis. Dia sedikit meningkatkan kecepatan, dan ketika Anda punya kecepatan lebih, Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan. Dia sekarang mengadopsi strategi ini dan hasilnya bagus, karena itu lah semua orang jadi dalam krisis.”
Dovi tak begitu yakin ia dan Ducati bisa menyaingi Marquez di MotoGP Austria akhir pekan ini. “Itu adalah trek Ducati. Tapi tahun lalu, dia finis di depan saya. Jadi, tidak akan mudah untuk mengalahkannya, bahkan jika itu adalah trek yang sangat bagus bagi kami, karena motor kami bekerja sangat baik di sana."
“Kami harus bekerja sebaik mungkin dan menemukan detail tertentu untuk dieksploitasi dalam balapan, karena sampai sekarang Marc selalu berhasil menemukan solusi untuk mengalahkan semua orang,” tandas Dovizioso.
(bbk)