Criville: Dovizioso Wajib Ambil Kendali Kejuaraan MotoGP 2020
Jum'at, 18 September 2020 - 01:07 WIB
loading...
Perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020 memang sulit ditebak. Itu bisa dilihat dari enam seri balapan yang sudah dijalani pembalap di kelas utama / Foto: AS Sport
A
A
A
MADRID - Perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020 memang sulit ditebak. Itu bisa dilihat dari enam seri balapan yang sudah dijalani pembalap di kelas utama.
Dari enam balapan tersebut ada lima pembalap berbeda yang berhasil naik di podium juara. Mereka adalah Fabio Quartararo (Jerez dan Andalusia), Brad Binder (Republik Ceko), Andrea Dovizioso (Austria), Miguel Oliviera (Styria) dan Franco Morbidelli (Misano). (Baca juga: Diundang ke Motor Ranch, Vinales: Terima Kasih Rossi )
"Sebenarnya ini merupakan kejuaraan yang sangat tidak teratur. Tidak ada pemimpin yang mampu mendominasi kejuaraan. Praktis, kejuaraan sangat terbuka, mengapa? Jawabannya saya tidak tahu," kata Criville dikutip dari AS Sport, Kamis (17/9/2020).
Apa yang membuat kejuaraan MotoGP musim ini terbuka buat pembalap lainnya?
Criville menjelaskan, mungkin pembalap di kelas utama saat ini merasa tertekan. Ini disebabkan lantaran tidak adanya Marc Marquez yang sedang fokus pada proses pemulihan. (Baca juga: Puig Biang Kerok Kegagalan Tim Honda, Pengamat MotoGP: Dia Harus Dipecat )
Dari enam balapan tersebut ada lima pembalap berbeda yang berhasil naik di podium juara. Mereka adalah Fabio Quartararo (Jerez dan Andalusia), Brad Binder (Republik Ceko), Andrea Dovizioso (Austria), Miguel Oliviera (Styria) dan Franco Morbidelli (Misano). (Baca juga: Diundang ke Motor Ranch, Vinales: Terima Kasih Rossi )
"Sebenarnya ini merupakan kejuaraan yang sangat tidak teratur. Tidak ada pemimpin yang mampu mendominasi kejuaraan. Praktis, kejuaraan sangat terbuka, mengapa? Jawabannya saya tidak tahu," kata Criville dikutip dari AS Sport, Kamis (17/9/2020).
Apa yang membuat kejuaraan MotoGP musim ini terbuka buat pembalap lainnya?
Criville menjelaskan, mungkin pembalap di kelas utama saat ini merasa tertekan. Ini disebabkan lantaran tidak adanya Marc Marquez yang sedang fokus pada proses pemulihan. (Baca juga: Puig Biang Kerok Kegagalan Tim Honda, Pengamat MotoGP: Dia Harus Dipecat )
Lihat Juga :