Penggemar Bulgaria Lakukan Rasisme, Ian Wright Sentil UEFA

Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:00 WIB
Penggemar Bulgaria Lakukan...
Penggemar Bulgaria Lakukan Rasisme, Ian Wright Sentil UEFA
A A A
LONDON - Legenda sepak bola Inggris, Ian Wright mendesak Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) untuk mengatasi rasisme dalam sepak bola. Pernyataan itu muncul setelah para pemain Inggris menjadi sasaran pelecehan rasisme oleh penggemar Bulgaria saat The Three Lions menang 6-0 pada laga penyisihan grup kualifikasi Piala Eropa 2022 di Stadion Vasil Levski, Selasa (15/10/2019) dini hari WIB.

Pada pertandingan itu wasit terpaksa menghentikan dua kali permainan selama paruh pertama setelah pemain Inggris menjadi sasaran rasis. Wright bereaksi atas tindakan tersebut dan mengatakan UEFA tidak melakukan tindakan untuk mengatasi masalah itu.

"Faktanya adalah ada sekelompok orang (penggemar Bulgaria) yang tidak punya rasa hormat, mereka tidak memiliki rasa hormat. UEFA tidak melakukan cukup banyak. Saya sangat bangga dengan apa yang pemain Inggris lakukan saat ini," kata Wright saat menjadi komentator di ITV Sport.

Pasca turun mimun, kapten Bulgaria, Ivelin Popov terlihat berbicara dengan beberapa pendukung. Sementara bagian tribun ditutup untuk sisa pertandingan karena insiden rasis, tapi Wright menanggapinya sebagai tindakan yang sia-sia.

"Ini adalah hari yang luar biasa dalam upaya mengatasi rasisme, hanya karena kita dapat melihat di stand itu, spanduk anti rasisme yang disahkan UEFA berada di tempat duduk kosong dan itu tidak ada artinya. Apa yang kami lihat adalah serangkaian penggemar yang tidak peduli dan perlu dididik. Itulah yang harus terjadi," lanjut Wright.

"Sebagai pemain hitam, dan kami telah mendengar selama bertahun-tahun tentang masalah ini, tapi itu adalah sesuatu yang tidak ingin Anda lakukan, karena Anda memang membutuhkan pemain putih untuk melakukan itu dengan Anda, sehingga Anda bisa pergi bersama, karena kamu adalah satu tim bersama. Ketika itu bisa terjadi, dan kamu bisa melihat betapa kuatnya itu, itu akan melakukan sesuatu," pungkas Wright.
(bbk)
Berita Terkait
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Pelatih Jerman Sudah...
Pelatih Jerman Sudah Kantongi Kekuatan Timnas Inggris
Kandaskan Denmark, Timnas...
Kandaskan Denmark, Timnas Inggris Akhiri Kutukan Semifinal
Piala Eropa 2024: Timnas...
Piala Eropa 2024: Timnas Inggris Menginap di Resor Mewah Seharga Rp13 Miliar
Timnas Inggris Tak Akan...
Timnas Inggris Tak Akan Dapat Servis Maksimal dari Maguire
Menanti Kilau Jadon...
Menanti Kilau Jadon Sancho Bersama Timnas Inggris Di Piala Eropa 2020
Berita Terkini
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Kontroversi Kartu Merah...
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Seret Nama Lionel Messi
4 jam yang lalu
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
4 jam yang lalu
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
7 jam yang lalu
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Eks Menhan Zionis: Israel...
Eks Menhan Zionis: Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved