Pelatih Jerman Sudah Kantongi Kekuatan Timnas Inggris
Selasa, 29 Juni 2021 - 13:03 WIB
loading...
Pelatih Timnas Jerman Joachim Low sudah menganalisis permainan timnas Inggris. Foto: Istimewa
A
A
A
LONDON - Pelatih Timnas Jerman Joachim Low tidak terlalu mau membahas terkait rekor pertemuan dengan timnas Inggris, dan fokus untuk menganalisa permainan Three Lions jelang bentrok pada babak 16 besar Piala Euro 2020 di Wembley, Rabu, (30/06/2021) dini hari.
Low mengaku sudah menganalisis permainan Harry Kane dkk, sebelum pertandingan tersebut. Bahkan dirinya mengaku para pemainnya termotivasi memenangkan laga ini.
Baca Juga: Pimpin Swiss Singkirkan Prancis di Piala Eropa 2020, Granit Xhaka Jadi Pemain Terbaik
“Ini adalah pertandingan yang memikat semua orang. Ini adalah pertandingan yang serba bisa atau tidak sama sekali bagi kedua tim," katanya dilansir dari Livecrore, Selasa, (29/06/2021).
Dirinya mengaku bisa merasakan para pemain sangat termotivasi untuk pertandingan tersebut. "Dan kami telah menganalisis tim Inggris. Kami menantikan pertemuan hebat ini dan malam yang luar biasa di depan," katanya.
Low telah memimpin Jerman sejak 2006, memenangkan Piala Dunia 2014, dan akan menyelesaikan masa jabatannya pada akhir Euro 2020, namun dia mengatakan dia hampir tidak memikirkan pertandingan Inggris sebagai yang terakhir sebagai pelatih.
Low mengaku sudah menganalisis permainan Harry Kane dkk, sebelum pertandingan tersebut. Bahkan dirinya mengaku para pemainnya termotivasi memenangkan laga ini.
Baca Juga: Pimpin Swiss Singkirkan Prancis di Piala Eropa 2020, Granit Xhaka Jadi Pemain Terbaik
“Ini adalah pertandingan yang memikat semua orang. Ini adalah pertandingan yang serba bisa atau tidak sama sekali bagi kedua tim," katanya dilansir dari Livecrore, Selasa, (29/06/2021).
Dirinya mengaku bisa merasakan para pemain sangat termotivasi untuk pertandingan tersebut. "Dan kami telah menganalisis tim Inggris. Kami menantikan pertemuan hebat ini dan malam yang luar biasa di depan," katanya.
Low telah memimpin Jerman sejak 2006, memenangkan Piala Dunia 2014, dan akan menyelesaikan masa jabatannya pada akhir Euro 2020, namun dia mengatakan dia hampir tidak memikirkan pertandingan Inggris sebagai yang terakhir sebagai pelatih.
Lihat Juga :