Lawan SPAL, Stefano Pioli Tuntut Kemenangan dari Pemain Milan

Kamis, 31 Oktober 2019 - 12:00 WIB
Lawan SPAL, Stefano...
Lawan SPAL, Stefano Pioli Tuntut Kemenangan dari Pemain Milan
A A A
MILAN - Pelatih AC Milan Stefano Pioli menuntut anak asuhnya untuk meraih kemenangan saat menjamu SPAL dalam lanjutan Serie A Liga Italia. Sejak dipercaya menukangi I Rossoneri, Pioli belum sekalipun memberikan poin sempurna.

Tak heran jika catatan negatif Milan pada dua pertandingan Pioli meradang. Juru taktik berusia 54 tahun itu menuntut Milan tampil lebih baik untuk kembali ke jalur kemenangan.

Kekecewaan Pioli mengacu pada hasil 2-2 melawan Lecce (21/10/2019) dan kekalahan 1-2 dari AS Roma (28/10/2019). Akibatnya, statistik Milan begitu mengkhawatirkan. Dari sembilan pertandingan, mereka baru memiliki 10 poin, mencetak sembilan gol, dan hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi. Tim asal Kota Mode itu bahkan tertinggal tujuh poin dari zona Liga Champions.

Hal tersebut membuat Pioli yang ditunjuk menggantikan Marco Giampaolo, 9 Oktober lalu mendapat sorotan dari fans dan petinggi klub. Karenanya, dia meminta pasukannya mengeluarkan segenap potensi dan antusiasme untuk memenangkan pertandingan.

“Saya mengharapkan lebih selama dua pertandingan, tapi gagal memenangkannya. Tidak ada gunanya menyangkal, situasinya negatif sekarang dan kami terus membuat kesalahan yang jelas,”kata Pioli dilansir footballitalia.

Momentum Pioli menorehkan kemenangan pertamanya bersama Milan datang saat menjamu SPAL di San Siro, Jumat (1/11/2019) dinihari. Peluangnya sangat besar mengingat sang tamu hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir Seri A.

Tim berjuluk Gli Spallini tersebut pun terdampar di peringkat 19 dengan koleksi tujuh poin. Pioli menilai, Milan harus lebih kuat dalam menguasai bola dan meminimalisir kesalahan di dua pertandingan sebelumnya sehingga mampu menunjukkan permainan terbaik agar bisa mengalahkan SPAL.

“Saya percaya kami memiliki kualitas untuk menjadi lebih berbahaya dalam serangan daripada dua pertandingan sebelumnya dan menjadi lebih solid. Pada level ini, keseimbangan permainan dan detail sekecil apa pun dapat membuat perbedaan. Kami harus lebih berkonsentrasi dan tidak boleh lengah,”tegasnya
(Alimansyah)
(bbk)
Berita Terkait
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Bungkam Salernitana,...
Bungkam Salernitana, Napoli Belum 'Ternoda' di Liga Italia
Bantai Torino 7-0, Milan...
Bantai Torino 7-0, Milan Amankan Posisi Empat Besar
Gasak Cremonese 3-1,...
Gasak Cremonese 3-1, Inter Salip AC Milan
Hasil Liga Italia: AC...
Hasil Liga Italia: AC Milan Gilas Lazio 2-0, Rossoneri Puncaki Klasemen Liga Italia
Berita Terkini
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
8 menit yang lalu
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
1 jam yang lalu
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
2 jam yang lalu
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
4 jam yang lalu
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
5 jam yang lalu
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved