Ashleigh Barty vs Elina Svitolina: Berburu Sejarah Juara Final WTA

Minggu, 03 November 2019 - 08:21 WIB
Ashleigh Barty vs Elina...
Ashleigh Barty vs Elina Svitolina: Berburu Sejarah Juara Final WTA
A A A
SHENZHEN - Final ideal di Final WTA 2019 tersaji ketika juara bertahan Elina Svitolina bentrok dengan petenis No.1 Dunia, Ashleigh Barty. Hari ini, kedua petenis cantik itu akan berebut sejarah juara dan rekor hadiah USD4,725 juta.

Svitolina dan Barty dalam perjalanannya menuju final sama-sama dilalui dengan comeback di semifinal. Dalam semifinal pertama, Svitolina melakukan comeback saat mengalahkan Belinda Bencic dengan skor 5-7, 6-3, 4-1 (ret.) dalam 1 jam 50 menit. Di laga semifinal kedua, Barty menyusul setelah membuat comeback dengan menyingkirkan Karolina Pliskova melalui rubber game 4-6, 6-2, 6-3 dalam satu jam 53 menit.

"Ini merupakan tahun yang luar biasa bagi saya dan tim saya - ini adalah cara sempurna untuk mengakhiri itu," kata Barty. "Mengetahui kamu telah memainkan yang terbaik dari yang terbaik selama seminggu, sekarang kamu memiliki kesempatan untuk bermain untuk sebuah gelar, itu benar-benar istimewa."

Svitolina berpeluang menjadi pemain ketujuh yang berhasil mempertahankan gelar WTA Finals, mengikuti Chris Evert (1972-73), Martina Navratilova (yang mempertahankan gelar lima kali secara total antara 1979 dan 1986), Monica Seles (1990 dan 1992), Stefanie Graf (1995-96), Kim Clijsters (2002-03), Justine Henin (2006-07) dan Serena Williams (yang memenangkan hat-trick antara 2012 dan 2014). Modal Svitolina untuk mempertahankan trofi juara sudah ada. Petenis Ukraina itu pernah mempertahankan gelar di Baku 2013-14, Dubai 2017-18 dan Roma 2017-18.

Di sisi lain,Barty berpeluang membuat sejarah menjadi pemain keenam yang mengangkat trofi Final WTA pada debutnya di turnamen, mengikuti Chris Evert (yang memenangkan edisi pertama acara pada tahun 1972), Evonne Goolagong Cawley (1974), Serena Williams (2001), Petra Kvitova (2011) dan Dominika Cibulkova (2016).

Svitolina juga sedang mencari gelar pertamanya sejak memenangkan Final WTA pada akhir 2018, di final pertamanya di musim 2019.Barty ingin menjadi petenis Australia kedua yang juara di Final WTA setelah pemenang 1974 dan 1976, Evonne Goolagong Cawley. Barty yang merupakan juara Grand Slam French Open juga ingin mengikuti jejak Serena yang juara Grand Slam menjadi kampiun Final WTA pada 2014.
(aww)
Berita Terkait
Tenis Hidup Lagi, WTA...
Tenis Hidup Lagi, WTA Tambah Agenda Turnamen hingga Akhir 2020
Medvedev Optimis Bangkit...
Medvedev Optimis Bangkit di St Petersburg
Dampak Pandemi, Tahun...
Dampak Pandemi, Tahun 2022 Stadion Tenis Baru Bisa Penuh
Begini Revisi Terbaru...
Begini Revisi Terbaru Rangking Dunia WTA Tunggal dan Ganda
Aldila Sutjiadi/Miyu...
Aldila Sutjiadi/Miyu Kato Runner-Up WTA Elite Trophy 2023
Dua Petenis Belarusia...
Dua Petenis Belarusia Masuk Nominasi Pemain Terbaik WTA
Berita Terkini
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
32 menit yang lalu
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
54 menit yang lalu
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
10 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
15 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
17 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved