Mengenal Tikungan Maut Sirkuit Sepang yang Menewaskan Afridza dan Simoncelli

Selasa, 05 November 2019 - 14:27 WIB
Mengenal Tikungan Maut...
Mengenal Tikungan Maut Sirkuit Sepang yang Menewaskan Afridza dan Simoncelli
A A A
JAKARTA - Insiden yang menimpa Afridza Munandar mengingatkan kita pada peristiwa kecelakaan serupa yang merenggut nyawa Marco Simoncelli. Keduanya meninggal karena kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Afridza tewas setelah mengalami kecelakaan di tikungan ke-10 putaran pertama di Sirkuit Sepang, Sabtu (2/11/2019). Sekitar delapan tahun yang lalu, Simoncelli meninggal usai berbenturan dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi di tikungan ke-11 sirkuit yang sama.
Mengenal Tikungan Maut Sirkuit Sepang yang Menewaskan Afridza dan Simoncelli

Dua kejadian tersebut, meski terpaut sewindu, bukan tidak memiliki keterkaitan. Sebuah produsen rem Brembo mengungkapkan bahwa layout Sirkuit Sepang bisa jadi penyebab utama kecelakaan itu. Mereka menilai lintasan sepanjang 5,5Km di Sepang sangat menguras tenaga pembalap dan motor.
Mengenal Tikungan Maut Sirkuit Sepang yang Menewaskan Afridza dan Simoncelli

Sirkuit yang didesain oleh Hemann Tilke ini membutuhkan 11 pengereman keras (hard braking) untuk sekali putaran. Terutama untuk olahraga MotoGP, pembalap akan menghabiskan 37% balapan untuk melakukan pengereman.

Brembo merangkum semua gaya yang diterapkan oleh pengendara pada tuas rem sejak start hingga finish. Hasilnya, gaya yang mencapai sekitar 760 kg (1,676 lbs).

Dengan kata lain, pengendara diharuskan untuk menerapkan gaya sekitar 19 kg (42 lbs) pada tuas rem setiap menit balapan.

Wajar saja, pasalnya tikungan yang paling membutuhkan pengereman ekstrem adalah tikungan 1 sirkuit Sepang. Setelah pembalap memacu motor di lintasan lurus hingga mencapai kecepatan 319 km/jam, maka pembalap diharuskan menarik tuas rem hingga kecepatan mencapai 70 km/jam untuk memasuki tikungan 1.

Pengereman yang dilakukan para pembalap MotoGP ini, dilakukan sepanjang 293 meter dengan durasi pengereman sekitar 6,1 detik. (Baca juga: Ini Penyebab Kematian Pembalap Afridza Munandar )

Marco SimoncelliAfridza Munandar
Usia
24 Tahun20 Tahun
Kebangsaan
ItaliaIndonesia
Tahun Kecelakaan20112019
Lokasi Kecelakaan
Tikungan 10Tikungan 11
Ajang
MotoGP Malaysia 2011Asia Talent Cup 2019

Valentino Rossi -yang sampai hari ini masih aktif sebagai pembalap- juga pernah merasakan horornya tikungan sirkuit tersebut. Pada tahun 2008, pembalap berjuluk The Doctor mengalami retak tulang kanan di tiga bagian akibat terjatuh di tikungan kedua Sirkuit Sepang.

Beberapa tahun setelah peristiwa itu, Rossi terseret bersama motornya akibat terjatuh di tikungan pertama Sepang. Tak heran, Rossi berkali-kali mengingatkan betapa berbahayanya tampil di Sirkuit Sepang.
(sha)
Berita Terkait
Veda Ega Pratama Promosi...
Veda Ega Pratama Promosi ke Rookies Cup 2024, Gerbang Menuju MotoGP Kian Terbuka
Pembalap Astra Honda...
Pembalap Astra Honda Kibarkan Bendera Merah Putih di Mandalika
Hasil IATC 2022: Mantap!...
Hasil IATC 2022: Mantap! Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Rebut Kemenangan
Keren! Pembalap Muda...
Keren! Pembalap Muda Indonesia, Veda Ega Pratama Kibarkan Bendera Merah Putih di IATC Qatar
Sejarah, Veda Ega Pratama...
Sejarah, Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Pertama Juara Asia Talent Cup 2023
Pembalap Gunungkidul...
Pembalap Gunungkidul Raih Podium Kedua Asia Talent Cup Thailand
Berita Terkini
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
45 menit yang lalu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
1 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
1 jam yang lalu
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
3 jam yang lalu
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved