PSV Berhentikan Van Bommel Sebagai Pelatih
Senin, 16 Desember 2019 - 20:10 WIB
PSV Berhentikan Van Bommel Sebagai Pelatih
A
A
A
EINDHOVEN - Mark van Bommel resmi menjadi pengangguran. Mantan gelandang bertahan AC Milan itu kabarnya sudah tidak lagi menukangi PSV Eindhoven. Ini membuat kiprah perdananya sebagai pelatih tidak berakhir menyenangkan.
Setelah gantung sepatu pada 2013, Van Bommel sempat vakum cukup lama. Dia baru terlihat lagi di lapangan setelah PSV mengangkatnya sebagai pelatih pada 22 Juni 2018. Ya, De Boeren menjadi klub pertama yang ditukanginya.
Sayangnya, kisah Van Bommel di Philips Stadion tidak berjalan sesuai harapan. Pelatih berusia 42 tahun itu dianggap belum mampu memenuhi ekspektasi. Pada debut musimnya, dia gagal membawa PSV meraih gelar.
PSV hanya jadi runner-up di Eredivisie dan di ajang Johan Cruyff Shield. Lalu, terhenti di putaran kedua KNVB Cup, serta tersisih di penyisihan grup Liga Champions. Peruntungannya sempat dinilai membaik pada musim ini.
Van Bommel mampu membawa PSV melewati sembilan pertandingan awal di kompetisi domestik tanpa kekalahan. Tapi, setelah itu Donyell Malen dkk malah terpuruk. Mereka hanya mencatat dua menang, dua imbang dan menelan empat kekalahan dari delapan laga Eredivisie.
Takluk 1-3 dari Feyenoord, Minggu (15/12) membuat mereka turun keposisi empat klasemen sementara dengan 31 poin. Ini membuat nama PSV makin tercoreng lantaran sebelumnya terdegradasi ke Liga Europa.
Karena itu pula petinggi PSV memutuskan untuk memecatnya. Diberitakan Van Bommel resmi berhentikan dari pekerjaannya pada Senin (16/12) pagi waktu setempat.
Setelah gantung sepatu pada 2013, Van Bommel sempat vakum cukup lama. Dia baru terlihat lagi di lapangan setelah PSV mengangkatnya sebagai pelatih pada 22 Juni 2018. Ya, De Boeren menjadi klub pertama yang ditukanginya.
Sayangnya, kisah Van Bommel di Philips Stadion tidak berjalan sesuai harapan. Pelatih berusia 42 tahun itu dianggap belum mampu memenuhi ekspektasi. Pada debut musimnya, dia gagal membawa PSV meraih gelar.
PSV hanya jadi runner-up di Eredivisie dan di ajang Johan Cruyff Shield. Lalu, terhenti di putaran kedua KNVB Cup, serta tersisih di penyisihan grup Liga Champions. Peruntungannya sempat dinilai membaik pada musim ini.
Van Bommel mampu membawa PSV melewati sembilan pertandingan awal di kompetisi domestik tanpa kekalahan. Tapi, setelah itu Donyell Malen dkk malah terpuruk. Mereka hanya mencatat dua menang, dua imbang dan menelan empat kekalahan dari delapan laga Eredivisie.
Takluk 1-3 dari Feyenoord, Minggu (15/12) membuat mereka turun keposisi empat klasemen sementara dengan 31 poin. Ini membuat nama PSV makin tercoreng lantaran sebelumnya terdegradasi ke Liga Europa.
Karena itu pula petinggi PSV memutuskan untuk memecatnya. Diberitakan Van Bommel resmi berhentikan dari pekerjaannya pada Senin (16/12) pagi waktu setempat.
(mir)