Protes Pro-kemerdekaan Meletus Dekat Camp Nou Sebelum El Clasico

Kamis, 19 Desember 2019 - 04:54 WIB
Protes Pro-kemerdekaan...
Protes Pro-kemerdekaan Meletus Dekat Camp Nou Sebelum El Clasico
A A A
BARCELONA - Ribuan demonstran Catalan berkumpul di dekat stadion Camp Nou, Barcelona, Rabu (18/12/2019) waktu lokal atau Kamis (19/12/2019) dini hari WIB, sebelum duel El Clasico La Liga 2019/2020 Barcelona melawan Real Madrid digelar.

Menurut laporan Reuters, meskipun ada banyak polisi, beberapa dari mereka memblokir jalan besar di dekat stadion, sehingga mengganggu lalu lintas. (Baca juga: Gol Bale Dianulir, Barcelona-Madrid Berbagi Angka ).

El Clasico musim ini pada awalnya dijadwalkan terjadi dua bulan lalu. Namun, ditunda karena masalah keamanan akibat kerusuhan di wilayah timur laut setelah Mahkamah Agung Spanyol pada Oktober menghukum sembilan pemimpin separatis Catalan selama 13 tahun penjara.
Protes Pro-kemerdekaan Meletus Dekat Camp Nou Sebelum El Clasico

Protes Rabu digerakkan oleh kelompok protes Catalan "Democratic Tsunami", yang mengatakan lebih menyukai pembangkangan sipil yang damai. Tujuan utamanya adalah membuat Spanyol menegosiasikan hak Catalonia untuk menentukan nasib sendiri dan untuk mencapai kebebasan bagi separatis yang dipenjara.

Banyak pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Spanyol, duduk dan berbicara" dan organisasi itu mengatakan di Twitter bahwa mereka akan membagikan 100.000 spanduk kepada orang-orang yang menghadiri pertandingan. Mereka juga mengatakan untuk membawa bola karet dan menulis pada mereka "pesan untuk dunia".

Democratic Tsunami, yang mengorganisir protes massal di bandara Barcelona pada bulan Oktober dan memblokir jalan raya utama, mengatakan tidak ingin memblokir atau menunda pertandingan.
Protes Pro-kemerdekaan Meletus Dekat Camp Nou Sebelum El Clasico

Pihak berwenang telah mengumpulkan 3.000 pasukan tangguh dari petugas keamanan publik dan swasta untuk menjamin pertandingan tidak akan terganggu, tetapi menolak mengatakan bagaimana hal itu dibandingkan dengan laga "El Clasico" lainnya.

Pemerintah pusat Spanyol telah mengirim sekitar 500 polisi anti huru-hara tambahan ke Barcelona, ​​yang hanya akan melakukan intervensi jika polisi Catalan meminta bantuan mereka, kata seorang juru bicara kepolisian nasional.
(sha)
Berita Terkait
Real Madrid Kembali...
Real Madrid Kembali ke Santiago Bernabeu saat Menjamu Celta Vigo Pekan Ini
Griezmann Pilih Nomor...
Griezmann Pilih Nomor 8 Karena Kobe Bryant
Benzema Cedera, Luka...
Benzema Cedera, Luka Jovic Tebar Pesona di Laga Real Madrid vs Real Sociedad
Peta Aneh Klasemen Liga...
Peta Aneh Klasemen Liga Spanyol dan Liga Italia
Presiden LaLiga Spanyol...
Presiden LaLiga Spanyol Ngotot Fans Bisa Datang ke Stadion
Liga Spanyol Bergulir,...
Liga Spanyol Bergulir, Tebas Tetap Libatkan Penggemar Lewat Tepuk Tangan Virtual
Berita Terkini
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
2 jam yang lalu
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
4 jam yang lalu
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
6 jam yang lalu
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
7 jam yang lalu
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
8 jam yang lalu
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Sebelum Kebakaran Los...
Sebelum Kebakaran Los Angeles, 3 Artis ini Menghina Tuhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved