Musim 2020, Leander Paes Tinggalkan Tenis dengan Rekor Mentereng

Kamis, 26 Desember 2019 - 07:17 WIB
Musim 2020, Leander...
Musim 2020, Leander Paes Tinggalkan Tenis dengan Rekor Mentereng
A A A
NEW DELHI - Leander Paes, petenis India berusia 46 tahun itu memutuskan tahun 2020 sebagai musim terakhirnya dengan rekor mentereng sepanjang karirnya. Paes, meraih 767 kemenangan dan 54 gelar di sektor ganda --masih bisa bertambah- selama karirnya yang cemerlang sejak 1997. Keputusan gantung raket itu diunggah Paes di media sosialnya.

"Saya menantikan kalender tenis 2020 di mana saya akan memainkan beberapa turnamen pilihan, bepergian dengan tim saya dan merayakannya dengan semua teman dan penggemar di seluruh dunia. Anda semua yang telah mengilhami saya untuk menjadi saya. Saya ingin mengambil tahun ini untuk mengatakan 'Terima kasih' kepada Anda,"tulis Paes di media sosial. "2020 akan menjadi emosional dan aku berharap melihat kalian semua di sana meraung bersamaku."
Paes memenangkan gelar ganda ATP Tour pertamanya di Chennai 1997, hampir 23 tahun yang lalu, sebelum orang-orang seperti Stefanos Tsitsipas, Alexander Zverev, Denis Shapovalov dan Alex de Minaur lahir. Dia mengangkat setidaknya satu trofi tingkat tur setiap tahun dari 1997-2015, dengan kemenangan terbarunya datang di Auckland 2015.

Paes, yang pertama kali mencapai No. 1 di ATP Doubles Rankings pada tahun 1999, memenangkan medali perunggu di nomor tunggal di Olimpiade 1996 dan meraih gelar tunggal ATP Tour tunggal di Newport 1998. Dalam karirnya, Paes telah memenangkan delapan gelar ganda putra dan 10 gelar ganda campuran Grand Slam.

"Saya bermain untuk banyak gairah sekarang. Saya benar-benar mencintai hidup saya dan berkeliling dunia," kata Paes kepada ATPTour.com pada Juli. "Ketika saya masih muda, saya bermain untuk menaruh roti dan mentega di atas meja. Saya masih seperti itu, tapi sekarang saya bermain karena saya mendapatkan banyak kebahagiaan dari bermain tenis,''lanjutnya.

"Setiap pagi, saya memakai (pakaian tenis) dan bersenang-senang ... (tenis adalah) olahraga yang indah untuk membawa kebahagiaan bagi banyak orang."
(aww)
Berita Terkait
Wajib Tahu 5 Hal tentang...
Wajib Tahu 5 Hal tentang Yoshihito Nishioka: Saya Bukan Nishikori
Petra Kvitova Ogah Bertanding...
Petra Kvitova Ogah Bertanding Tanpa Penonton
Skakmat Mematikan Rafael...
Skakmat Mematikan Rafael Nadal sang Grand Master Tenis
Nonton Tenis ATP Barcelona...
Nonton Tenis ATP Barcelona Open 2025! Streaming di VISION+
Nadal vs Shapovalov...
Nadal vs Shapovalov Buka Turnamen Tenis Virtual Madrid Open
Mr Momentum, Itulah...
Mr Momentum, Itulah Mengapa Kei Nishikori Adalah Raja
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
28 menit yang lalu
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik
1 jam yang lalu
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
4 jam yang lalu
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
5 jam yang lalu
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
5 jam yang lalu
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved