Lampard Bilang Jangan Ragukan Kemampuan Arteta
Minggu, 29 Desember 2019 - 20:02 WIB
Lampard Bilang Jangan Ragukan Kemampuan Arteta
A
A
A
LONDON - Frank Lampard mengomentari keberadaan Mikel Arteta di kursi pelatih Arsenal. Pernyataan itu muncul jelang laga Derby London yang pertemukan Arsenal versus Chelsea di Stadion Emirates, Minggu (29/12/2019) malam WIB.
Lampard menyadari bahwa kehadiran Arteta sebagai upaya untuk mengubah nasib Arsenal yang sedang terpuruk di Liga Inggris musim ini. Mantan kapten itu sepertinya memiliki keuntungan lantaran ia paham mengenai sejarah klub.
Ini sama seperti yang dialami Lampard ketika ia ditunjuk untuk menjadi pelatih Chelsea. Pasalnya, ia paham betul tentang beberapa aktor yang berada di belakang layar klub, visi dan misi, serta standar yang diinginkan klub.
Pada tahap awal mungkin itu dapat membantu. Tapi setelah itu, kata Lampard, level permainan klub bakal mengalami penurunan dan itu saatnya pelatih mulai bekerja untuk membenahi masalah.
Dengan kata lain, Lampard ingin menyampaikan kepada Arteta bahwa ia harus banyak belajar dari hasil yang telah diterimanya selama memulai debutnya menangani Arsenal.
"Nostalgia tidak akan berlangsung selamanya dan seharusnya tidak. Tapi saya yakin penggemar akan memiliki perasaan untuk Arteta dan ingin dia melakukan yang terbaik," kata Lampard dikutip dari LiveScore.
Arteta awalnya memang kurang begitu diminati. Banyak kalangan bahkan legenda Arsenal yang meminta untuk menunda untuk menandatangani mantan asisten pelatih Pep Guardiola itu.
Meski begitu, Lampard tidak melihat kurangnya pengalaman menjadi faktor besar mengingat ia pernah bekerja bersama Guardiola yang notabane merupakan salah satu pelatih fenomenal di Eropa.
"Arteta telah bekerja di bawah pelatih terhebat selama beberapa tahun. Saya pikir Anda tidak tahu sampai Anda mengambil kesempatan dengan seseorang. Siapa bilang manajer lebih baik atau lebih buruk jika mereka berada di tahun pertama atau ke-50 manajemen?" singgung Lampard.
"Bisakah dia (Arteta) membawa Arsenal ke posisi yang mereka inginkan? Sekarang giliran dia untuk membuat keputusan sendiri."
Lampard menyadari bahwa kehadiran Arteta sebagai upaya untuk mengubah nasib Arsenal yang sedang terpuruk di Liga Inggris musim ini. Mantan kapten itu sepertinya memiliki keuntungan lantaran ia paham mengenai sejarah klub.
Ini sama seperti yang dialami Lampard ketika ia ditunjuk untuk menjadi pelatih Chelsea. Pasalnya, ia paham betul tentang beberapa aktor yang berada di belakang layar klub, visi dan misi, serta standar yang diinginkan klub.
Pada tahap awal mungkin itu dapat membantu. Tapi setelah itu, kata Lampard, level permainan klub bakal mengalami penurunan dan itu saatnya pelatih mulai bekerja untuk membenahi masalah.
Dengan kata lain, Lampard ingin menyampaikan kepada Arteta bahwa ia harus banyak belajar dari hasil yang telah diterimanya selama memulai debutnya menangani Arsenal.
"Nostalgia tidak akan berlangsung selamanya dan seharusnya tidak. Tapi saya yakin penggemar akan memiliki perasaan untuk Arteta dan ingin dia melakukan yang terbaik," kata Lampard dikutip dari LiveScore.
Arteta awalnya memang kurang begitu diminati. Banyak kalangan bahkan legenda Arsenal yang meminta untuk menunda untuk menandatangani mantan asisten pelatih Pep Guardiola itu.
Meski begitu, Lampard tidak melihat kurangnya pengalaman menjadi faktor besar mengingat ia pernah bekerja bersama Guardiola yang notabane merupakan salah satu pelatih fenomenal di Eropa.
"Arteta telah bekerja di bawah pelatih terhebat selama beberapa tahun. Saya pikir Anda tidak tahu sampai Anda mengambil kesempatan dengan seseorang. Siapa bilang manajer lebih baik atau lebih buruk jika mereka berada di tahun pertama atau ke-50 manajemen?" singgung Lampard.
"Bisakah dia (Arteta) membawa Arsenal ke posisi yang mereka inginkan? Sekarang giliran dia untuk membuat keputusan sendiri."
(bbk)