Paus Francis Tunjuk Jadi Duta Perdamaian, Ini Respons Deontay Wilder
Kamis, 09 Januari 2020 - 17:05 WIB
Paus Francis Tunjuk Jadi Duta Perdamaian, Ini Respons Deontay Wilder
A
A
A
ROMA - Petinju kelas berat Amerika Serikat (AS) Deontay Wilder merasa terhormat dinobatkan sebagai Duta Perdamaian Tinju oleh Paus Francis. Wilder melabeli dirinya sebagai pria yang damai di siang hari, tapi binatang buas di atas ring pada malam hari.
Juara dunia kelas berat WBC sejak 2015 itu bertemu Paus Francis ketika berkeliling Roma, Italia pada bulan Desember 2019. Petinju kelahiran Tuscaloosa, Alabama, AS, 22 Oktober 1985, tersebut menjadi salah satu dari tiga petinju yang pernah berbagi audiensi dengan Paus, yakni Muhammad Ali dan Riddick Bowe.
Tur ini direncanakan dan disponsori oleh Federasi Tinju Italia dan WBC sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan diplomasi budaya internasional melalui tinju.
Dalam sebuah upacara privat di Kota Vatikan bulan lalu, Wilder dinobatkan sebagai Perwakilan Dunia Tinju dan Duta untuk Perdamaian melalui Olahraga. Penghargaan yang diterima Deontay direkomendasikan kepada Paus Francis oleh Scholas Occurentes, organisasi peduli sosial non-religius yang dia dirikan sebagai uskup agung di Argentina.
Wilder menggunakan media sosial Twitter untuk berbagi kebanggaannya atas penghargaan tersebut, Rabu (8/1/2020). "Seorang pria yang damai di siang hari, tetapi binatang buas di atas ring pada malam hari," tulis pria 34 tahun itu.
"Saya melihatnya seperti ini; apakah itu Cinta, Kedamaian atau tempat dalam hidup yang Anda coba untuk dapatkan, Anda harus berjuang untuk itu."
“Ini tidak akan mudah dan akan membawa sejumlah luka di sepanjang jalan. (bawah sadar)."
"Terima kasih kepada @Pontifex, @WBCBoxing, dan semua yang terlibat. Semoga banyak berkah."
Wilder memuji Paus setelah bertemu dengannya pada Desember 2-19 lalu, dan menyebutnya sebagai pria yang benar-benar luar biasa.
"Sebuah kehormatan untuk bertemu #Pope @Pontifex hari ini. Dia benar-benar pria yang luar biasa yang mewakili Cinta Sejati, Kebahagiaan, dan Perdamaian Dunia untuk semua umat manusia."
"Dia juga menikmati pizza dan penggemar berat tinju dan Anda tahu, dia bagian dari #BombZquad Family Baby."
The Bronze Bomber -julukan Wilder- saat ini sedang mempersiapkan untuk pertandingan ulang melawan Tyson Fury di Las Vegas pada 22 Februari setelah laga pertama antara kedua petinju tersebut pada 2018 berakhir imbang.
Wilder sempat membuat Fury mencium kanvas dengan pukulan tangan kiri bertenaga di ronde ke-12 di Los Angeles, tetapi Gypsy King -julukan Fury- bangkit dan bertahan hingga bel akhir berbunyi.
Juara dunia kelas berat WBC sejak 2015 itu bertemu Paus Francis ketika berkeliling Roma, Italia pada bulan Desember 2019. Petinju kelahiran Tuscaloosa, Alabama, AS, 22 Oktober 1985, tersebut menjadi salah satu dari tiga petinju yang pernah berbagi audiensi dengan Paus, yakni Muhammad Ali dan Riddick Bowe.
Tur ini direncanakan dan disponsori oleh Federasi Tinju Italia dan WBC sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan diplomasi budaya internasional melalui tinju.
Dalam sebuah upacara privat di Kota Vatikan bulan lalu, Wilder dinobatkan sebagai Perwakilan Dunia Tinju dan Duta untuk Perdamaian melalui Olahraga. Penghargaan yang diterima Deontay direkomendasikan kepada Paus Francis oleh Scholas Occurentes, organisasi peduli sosial non-religius yang dia dirikan sebagai uskup agung di Argentina.
Wilder menggunakan media sosial Twitter untuk berbagi kebanggaannya atas penghargaan tersebut, Rabu (8/1/2020). "Seorang pria yang damai di siang hari, tetapi binatang buas di atas ring pada malam hari," tulis pria 34 tahun itu.
"Saya melihatnya seperti ini; apakah itu Cinta, Kedamaian atau tempat dalam hidup yang Anda coba untuk dapatkan, Anda harus berjuang untuk itu."
“Ini tidak akan mudah dan akan membawa sejumlah luka di sepanjang jalan. (bawah sadar)."
"Terima kasih kepada @Pontifex, @WBCBoxing, dan semua yang terlibat. Semoga banyak berkah."
Wilder memuji Paus setelah bertemu dengannya pada Desember 2-19 lalu, dan menyebutnya sebagai pria yang benar-benar luar biasa.
"Sebuah kehormatan untuk bertemu #Pope @Pontifex hari ini. Dia benar-benar pria yang luar biasa yang mewakili Cinta Sejati, Kebahagiaan, dan Perdamaian Dunia untuk semua umat manusia."
"Dia juga menikmati pizza dan penggemar berat tinju dan Anda tahu, dia bagian dari #BombZquad Family Baby."
The Bronze Bomber -julukan Wilder- saat ini sedang mempersiapkan untuk pertandingan ulang melawan Tyson Fury di Las Vegas pada 22 Februari setelah laga pertama antara kedua petinju tersebut pada 2018 berakhir imbang.
Wilder sempat membuat Fury mencium kanvas dengan pukulan tangan kiri bertenaga di ronde ke-12 di Los Angeles, tetapi Gypsy King -julukan Fury- bangkit dan bertahan hingga bel akhir berbunyi.
(sha)