25 Jago Bulu Tangkis Indonesia Pakai Masker, Buru Juara All England

Jum'at, 06 Maret 2020 - 13:59 WIB
25 Jago Bulu Tangkis...
25 Jago Bulu Tangkis Indonesia Pakai Masker, Buru Juara All England
A A A
JAKARTA - Jago bulu tangkis Indonesia ditargetkan membawa pulang gelar juara di Turnamen All England 2020 di tengah wabah Corona COVID-19. Target itu menjadi misi yang akan diperjuangkan 25 pemain bulu tangkis terbaik Indonesia di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengungkapkan, target juara secara spesifik tidak dijelaskan akan direbut dari sektor mana. Susy meminta para pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Turnamen BWF World Tour Super 1000 pertama musim ini yang akan digelar di Arena Birmingham, Inggris, pada 11-15 Maret 2020.

’’Target kami tetap satu gelar, mempertahankan yang tahun lalu. Tapi saya tidak menyebutkan sektor mana, karena tidak ingin membebani atlet tertentu. Memang yang paling berpeluang ada di sektor ganda putra. Tapi tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran memiliki peluang yang sama. Untuk tunggal putri bukannya pesimis, tapi kami lebih realistis melihat persaingan di lapangannya,”ungkap Susy.

Chief de Mission Tim Indonesia, Achmad Budiharto berharap para atlet bisa tampil maksimal di turnamen ini. Apalagi All England Open 2020 merupakan salah satu turnamen pendulang poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.

’’Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik. Mereka diharapkan bisa memanfaatkan turnamen ini untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin, khususnya bagi para atlet yang diproyeksikan tampil di Olimpiade Tokyo 2020,” kata Budiharto.

Ganda putra menurunkan empat wakil yang terdiri dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira.

Peluang besar untuk meraih gelar, tersaji di depan mata sektor ini. Dari keempat nama tersebut, Indonesia berhasil menduduki daftar unggulan satu dan dua melalui Kevin/Marcus dan Hendra Ahsan. Kemudian Fajar/Rian menyusul sebagai unggulan lima.

Tahun lalu di All England Open 2019, Hendra/Ahsan tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di babak final. Sementara Fajar/Rian berhasil melangkah hingga babak empat besar.

“Kami mau step by step dulu saja, tidak memikirkan target tertentu. Semuanya saat ini berpeluang, persaingan juga cukup merata di ganda putra. Tidak ada lawan yang mudah, semuanya perlu diwaspadai,” kata Hendra.

Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting datang dengan tittle unggulan empat. Rekannya, Jonatan Christie duduk di posisi unggulan enam. Menemani Anthony dan Jonatan, juga akan turun Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto.

Sementara dari ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih jadi kekuatan utama bagi Indonesia untuk meraih gelar. Juara Spain Barcelona Masters 2020 ini datang ditemani juniornya Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Peluang gelar juga diharapkan dari sektor ganda campuran. Juara Denmark Open dan French Open 2019, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti diharapkan mampu menunjukkan taringnya di turnamen ini. Apalagi tahun lalu mereka berhasil menjejakkan kaki hingga babak semifinal. Langkah Praveen/Melati saat itu terhenti usai berhadapan dengan pemain nomor satu Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Selain Praveen/Melati, ada juga pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso. Tahun lalu Hafiz/Gloria dan Rinov/Mentari tak bisa melangkah lebih jauh setelah kalah di laga perdananya. Sementara bagi Adnan/Mychelle, ini merupakan debut mereka di All England Open.

Terakhir dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung berangkat sendiri tanpa rekannya yang lain. Gregoria diharapkan bisa tampil lebih baik dari tahun lalu. Sebab di 2019, ia langsung terhenti di babak pertama usai berhadapan dengan Nozomi Okuhara, dari Jepang.

Susy menilai persiapan semua atlet sudah baik dan matang. Meski dibayangi isu penyebaran virus corona (Covid-19), Susy yakin para atlet tidak akan terpengaruh. Berbagai persiapan nonteknis untuk melindungi atlet selama pertandingan juga sudah diberikan. Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada Sabtu (7/3) dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, dengan maskapai Turkish Airlines.

''Sejak virus corona menyebar, atlet dan tim ofisial yang berangkat pasti dibekali masker dan hand sanitizer. Persiapan teknis mereka juga sudah baik dan siap untuk menghadapi laganya nanti. Kita berdoa semoga nanti tidak ada kendala berarti dan para atlet bisa menampilkan yang terbaik,”ungkap Susy.
(aww)
Berita Terkait
BWF Minta Maaf, Marcus...
BWF Minta Maaf, Marcus Fernaldi Gideon: Tak Segampang Itu
Sindir BWF, Marcus/Kevin...
Sindir BWF, Marcus/Kevin Cs Main di All Sragen 2021
Mundur dari All England...
Mundur dari All England 2023, Ranking BWF Marcus/Kevin Terancam Melorot
Ranking BWF Hendra/Ahsan...
Ranking BWF Hendra/Ahsan Ancam Marcus/Kevin, Anthony Tembus 5 Dunia
Dirugikan Keputusan...
Dirugikan Keputusan Hawk Eye, Marcus/Kevin Desak BWF Perbaiki
Marcus Kangen Main,...
Marcus Kangen Main, Kevin Rasakan Atmosfer Berbeda di All England 2021
Berita Terkini
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
1 jam yang lalu
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
2 jam yang lalu
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
3 jam yang lalu
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
5 jam yang lalu
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
6 jam yang lalu
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved