Wabah Virus Corona Membuat Sepak Bola Tak Lagi Sama

Sabtu, 07 Maret 2020 - 12:45 WIB
Wabah Virus Corona Membuat...
Wabah Virus Corona Membuat Sepak Bola Tak Lagi Sama
A A A
PARIS - Corona telah mengubah sepak bola tak lagi sama seperti sebelumnya. Dari sebuah permainan yang dinantikan, olahraga terpopuler ini seperti sebuah event menakutkan sehingga harus dimainkan di ruang tertutup, tanpa penonton.

Paling kentara adalah Italia. Pemerintah Italia resmi melarang kehadiran penonton dalam setiap pertandingan olahraga, termasuk sepak bola. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundurkan jadwal pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia demi meminimalkan potensi penyebaran.

Liga Thailand dan China resmi ditunda. Ligue 1 (Prancis), Liga Primer, dan Liga Vietnam mengambil jalan tengah. Pertandingan masih bisa digelar dengan penonton, tapi dengan beberapa modifikasi regulasi. Salah satunya membuang seremoni jabat tangan.

Penyelenggara Liga Prancis (LFP) dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka melakukan modifikasi demi membantu mencegah penyegaran virus korona. Pemain tidak akan berjabat tangan dengan tim lawan, maskot lapangan, dan wasit.

Meski begitu, mereka masih berbaris seperti biasa. Demikian juga wasit, mereka hanya akan memegang bahu anak-anak yang menjadi maskot, bukan di tangan saat memasuki lapangan. “Langkah-langkah ini berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut,” tulis LFP, yang bekerja bersama dengan kementerian kesehatan, olahraga, dan interior.

Prancis telah menjadi satu dari negara yang mendapatkan imbas penyebaran korona. Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah total kasus di Prancis mencapai 257 pada hari Rabu dengan empat kematian.

Inggris melakukan langkah serupa. Para pemain dan pejabat Liga Primer tidak akan melakukan seremoni jabat tangan. Tim telah diberi tahu akan tetap berbaris seperti biasanya sebelum kick-off. Tapi, tim tuan rumah akan berjalan melewati sisi tandang tanpa berjabat tangan.

"Jabat tangan tidak akan terjadi antara pemain dan ofisial pertandingan mulai akhir pekan ini sampai pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan saran medis. Virus korona menyebar melalui tetesan dari hidung dan mulut serta dapat ditularkan ke tangan dan diteruskan melalui jabat tangan," kata sebuah pernyataan di situs Liga Primer, dikutip yahoosports.

Liverpool melakukan langkah preventif. Mereka menegaskan tidak akan menggunakan maskot anak. Selain itu, karyawan Liverpool tidak akan melakukan perjalanan ke negara-negara berisiko tinggi korona. "Kami juga telah mengaktifkan pemeriksaan kesehatan untuk semua pengunjung eksternal ke semua fasilitas pelatihan, lokasi kantor, dan fasilitas masyarakat lainnya yang kami gunakan secara teratur,” tulis pernyataan resmi The Reds.

Dari Belanda, Asisten Manajer Ajax Amsterdam sekaligus mantan gelandang Juventus Christian Poulsen berada dalam isolasi setelah melakukan kontak dengan penderita korona. Menurut koran Belanda De Telegraaf, Poulsen dan dua anggota staf Ajax lainnya telah disuruh tinggal di rumah sampai 13 Maret sebagai tindakan pencegahan. Langkah itu dilakukan setelah Poulsen menghadiri acara makan malam di mana salah satu yang hadir dinyatakan positif korona.

Klub Liga Denmark Brondby telah mengarantina 13 orang, termasuk seorang pemain dan asisten pelatih mereka setelah mantan pemain internasional Denmark Thomas Kahlenberg didiagnosis positif korona. “Kahlenberg terkontaminasi virus di Amsterdam akhir pekan lalu dan berada di pertandingan Brondby melawan Lyngby pada hari Minggu,” kata Direktur Komunikasi Brondby Christian Schultz, dikutip BBC.

Bek Joel Kabongo, 21, berada di karantina bersama Asisten Pelatih Martin Retov. Sementara Lyngby juga memiliki tiga pemain dalam isolasi. Schultz mengatakan Kabongo bertemu Kahlenberg setelah pertandingan karena mereka adalah mantan rekan satu tim dan mereka "berjabat tangan".

Schultz juga mengonfirmasi analisis data, psikolog, dan sembilan anggota staf, termasuk Kepala Eksekutif Ole Palma berada dalam isolasi. Gelandang Lyngby Martin Ornskov, bek kanan Kasper Jorgensen, dan bek kiri Patrick da Silva juga dalam karantina 14 hari setelah bertemu Kahlenberg setelah pertandingan. “Kahlenberg sangat menyesal atas keributan yang disebabkannya. Tapi, dia dalam situasi yang baik,” kata Schultz. (Maruf)
(ysw)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Legenda Sepak Bola Irak...
Legenda Sepak Bola Irak Ahmed Radhi Meninggal Dunia
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Akibat Pandemi Covid-19,...
Akibat Pandemi Covid-19, Giliran Liga Skotlandia Dihentikan
Virus Corona Terdeteksi...
Virus Corona Terdeteksi Ada di Udara
Soal Kelanjutan Kompetisi,...
Soal Kelanjutan Kompetisi, Langkah Berbeda Dilakukan Eredivisie
Berita Terkini
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
2 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
2 jam yang lalu
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
4 jam yang lalu
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
5 jam yang lalu
ArgentinaBentrok Inggris...
ArgentinaBentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
5 jam yang lalu
Infografis
Kapal Ikan Ilegal Tak...
Kapal Ikan Ilegal Tak Lagi Ditenggelamkan tapi Dihibahkan ke Nelayan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved