Akibat Pandemi Virus Corona, Ancelotti : Sepak Bola di Titik Nadir

Minggu, 15 Maret 2020 - 09:03 WIB
Akibat Pandemi Virus...
Akibat Pandemi Virus Corona, Ancelotti : Sepak Bola di Titik Nadir
A A A
LIVERPOOL - Pelatih Everton Carlo Ancelotti tak yakin kompetisi Liga Primer Inggris bisa dirampungkan di tengah ancaman virus corona. Menurutnya sekarang ini sepak bola ada di titik nadir akibat gempuran COVID-19.

"Kami sama sekali tidak mengisolasi diri, tetapi beberapa tindakan pencegahan datang setelah seorang pemain demam. Terpenting sekarang suhu para pemain sudah menurun," katanya kepada La Gazzetta dello Sport, Minggu (15/3).

"Liga Primer akhirnya berhenti, dan ini soal waktu. Itu adalah keputusan yang tepat untuk menghadapi skenario. Kami tidak bisa melanjutkan. Kesehatan adalah hal yang paling penting bagi semua orang, tim, penggemar, media, semua orang yang bekerja di sepak bola."

"Secara teori, kami harus kembali bekerja pada 22 Maret, tetapi jika situasinya memburuk, bagaimana kami bisa memikirkannya? Jika virus corona masih menyebar dengan cepat, sepak bola tidak dapat dilanjutkan," paparnya.

"Sepak bola terhitung nol saat ini dan membuat saya jengkel untuk membicarakannya, dihadapkan dengan tragedi yang terjadi di depan mata kita. Ini adalah pandemi, situasi yang belum pernah kita alami sebelumnya."

Ada lebih dari 21.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi di Italia, dengan hampir 1.500 berujung kematian. Sementara 21 orang telah meninggal di Inggris.

Pelatih asal Italia itu tidak yakin dengan komentar dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang menyarankan bahwa kehidupan harus berlanjut seperti biasa. "Jumlah kematian di Italia mengerikan. Dalam satu hari, 250 orang meninggal. Prioritasnya adalah berkonsentrasi pada pertarungan ini, sisanya tidak masalah," kata Ancelotti.

"Italia dipaksa untuk memahami bahwa sudah waktunya untuk berhenti. Mereka harus menghormati perintah dan tinggal di rumah, untuk menghormati diri sendiri dan orang lain selama perang ini."

"Saya menonton pidato Boris Johnson di TV dan tampaknya seseorang di sini belum menyadari gawatnya situasi. Hidup berlanjut seperti biasa, sampai taraf tertentu," pungkas Ancelotti.
(bbk)
Berita Terkait
Gaji Moise Kean Rp1,9...
Gaji Moise Kean Rp1,9 Miliar Kemungkinan Hangus Gara-gara Pesta Saat Lockdown
Pulang ke Everton, Richarlison...
Pulang ke Everton, Richarlison Dapat Sambutan Spesial
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Virus Corona Jadi Berkah...
Virus Corona Jadi Berkah Sebagian Pemain Liga Primer Inggris
Dihantam Pandemi Virus...
Dihantam Pandemi Virus Corona Gaji Pemain Chelsea Aman
Mikel Arteta Kecewa...
Mikel Arteta Kecewa Arsenal Dikalahkan Everton
Berita Terkini
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
53 menit yang lalu
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
1 jam yang lalu
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
7 jam yang lalu
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
9 jam yang lalu
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
12 jam yang lalu
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
12 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved