Prandelli bela Spanyol
Minggu, 01 Juli 2012 - 08:11 WIB
Prandelli bela Spanyol
A
A
A
Sindonews.com - Timnas Spanyol yang dinilai beberapa pihak menampilkan gaya permainan yang monoton selama perhelatan Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina. Pembelaan terhadap kritik tersebut justru datang dari pelatih Italia Cesare Prandelli yang mengatakan Spanyol tidak bermain membosankan tetapi dinilai lebih modern
"Spanyol Membosankan? Faktanya setiap tim takut dan akan bermain bertahan melawan mereka, dan pada akhirnya mereka yang akan menang. Jadi taktik mereka yang mana yang tidak bekerja dengan baik? Mereka tidak membosankan sama sekali," ujar Prandelli seperti dilansir Soccerway.
Italia akan menghadapi Spanyol pada partai final Kejuaran Eropa pada dini hari nanti. Laga ini menjadi pertemuan kedua bagi mereka yang sempat berbagi poin di laga penyisihan Grup C 10 Juni lalu.
Prandelli memaparkan pihaknya di laga nanti akan mencoba bermain taktis dan berusaha sebaik mungkin menutup ruang demi membatasi permainan Spanyol. "Tugas utama kami adalah bermain taktis dan menguasai bola secepat mungkin," ujarnya.
"Penguasaan bola kami tergantung pada bagaimana Spanyol bermain, tapi fokus utama kami adalah menutup rapat ruang demi mencegah mereka mengendalikan permainan, khususnya di lini tengah," tambahnya.
Spanyol yang beberapa kali telah memainkan taktik berbeda seperti tanpa penyerang sama sekali, dimana pemain Barcelona Cesc Fabregas sering ditugaskan untuk mengisi posisi ujung tombak tim berjuluk La Furia Roja itu. Meski begitu Prandelli berpikir akan tetap menggunakan taktik yang sama, dan ia percaya Spanyol akan tampil menyerang.
"Bahkan jika mereka bermain tanpa striker, mereka memiliki kemampuan menyerang lawan dari posisi yang sangat dalam. Mereka sangat modern dan saya suka cara mereka bermain," tandasnya.
"Kami akan mencoba untuk beradaptasi dengan cara mereka bermain, apakah mereka akan menggunakan nomor sembilan atau tidak," tandasnya.
"Spanyol Membosankan? Faktanya setiap tim takut dan akan bermain bertahan melawan mereka, dan pada akhirnya mereka yang akan menang. Jadi taktik mereka yang mana yang tidak bekerja dengan baik? Mereka tidak membosankan sama sekali," ujar Prandelli seperti dilansir Soccerway.
Italia akan menghadapi Spanyol pada partai final Kejuaran Eropa pada dini hari nanti. Laga ini menjadi pertemuan kedua bagi mereka yang sempat berbagi poin di laga penyisihan Grup C 10 Juni lalu.
Prandelli memaparkan pihaknya di laga nanti akan mencoba bermain taktis dan berusaha sebaik mungkin menutup ruang demi membatasi permainan Spanyol. "Tugas utama kami adalah bermain taktis dan menguasai bola secepat mungkin," ujarnya.
"Penguasaan bola kami tergantung pada bagaimana Spanyol bermain, tapi fokus utama kami adalah menutup rapat ruang demi mencegah mereka mengendalikan permainan, khususnya di lini tengah," tambahnya.
Spanyol yang beberapa kali telah memainkan taktik berbeda seperti tanpa penyerang sama sekali, dimana pemain Barcelona Cesc Fabregas sering ditugaskan untuk mengisi posisi ujung tombak tim berjuluk La Furia Roja itu. Meski begitu Prandelli berpikir akan tetap menggunakan taktik yang sama, dan ia percaya Spanyol akan tampil menyerang.
"Bahkan jika mereka bermain tanpa striker, mereka memiliki kemampuan menyerang lawan dari posisi yang sangat dalam. Mereka sangat modern dan saya suka cara mereka bermain," tandasnya.
"Kami akan mencoba untuk beradaptasi dengan cara mereka bermain, apakah mereka akan menggunakan nomor sembilan atau tidak," tandasnya.
(akr)