Prandelli sesalkan 2 gol babak pertama
Senin, 02 Juli 2012 - 04:48 WIB
Prandelli sesalkan 2 gol babak pertama
A
A
A
Sindonews.com - Timnas Italia harus tertunduk lesu menyusul kekalahan telak 4-0 atas Spanyol di partai final Piala Eropa 2012. Kendati begitu pelatih Italia Cesare Prandelli coba berlapang dada dan memuji semangat juang anak asuhnya selama berlaga di kejuaraan Eropa di Polandia dan Ukrania.
“Kami tidak mengambil pendekatan yang salah, karena kami menyadari secara fisik mereka berada di tingkat lain. Itu adalah turnamen yang luar biasa dan saya memuji para pemain saya atas usaha mereka sepanjang Piala Eropa 2012,” ucap Prandelli dikutip Football-Italia, Senin (2/7/2012).
Mantan pelatih fiorentina itu, menilai dua gol yang bersarang ke gawang Gianluigi Buffon menjadi awal petaka keterpurukan timnya. Pasalnya melawan tim tangguh sekelas Spanyol akan menjadi persoalan sulit untuk bisa menyamakan kedudukan ataupun membalikkan keadaan.
“Itu pertandingan keras, tapi anda bisa melihat langsung mereka jauh lebih segar. Kami habis banyak energi minggu ini dan tidak punya waktu untuk pulih, sehingga ketika Spanyol unggul 2-0 melawan mereka pertandingan menjadi sulit," imbuhnya.
Italia sendiri harus bermain dengan 10 pemain pada pertengahan babak kedua. Berawal dari pergantian Ricardo Montolivo kepada Thiago Motta, namun parahnya Motta yang baru beberapa menit tampil mengalami cedera, dan terpaksa tidak bisa melanjutkan pertandingan. Hal itu dikarenakan Prandelli sudah melakukan tiga kali pergantian pemain.
“Kami tidak mengambil pendekatan yang salah, karena kami menyadari secara fisik mereka berada di tingkat lain. Itu adalah turnamen yang luar biasa dan saya memuji para pemain saya atas usaha mereka sepanjang Piala Eropa 2012,” ucap Prandelli dikutip Football-Italia, Senin (2/7/2012).
Mantan pelatih fiorentina itu, menilai dua gol yang bersarang ke gawang Gianluigi Buffon menjadi awal petaka keterpurukan timnya. Pasalnya melawan tim tangguh sekelas Spanyol akan menjadi persoalan sulit untuk bisa menyamakan kedudukan ataupun membalikkan keadaan.
“Itu pertandingan keras, tapi anda bisa melihat langsung mereka jauh lebih segar. Kami habis banyak energi minggu ini dan tidak punya waktu untuk pulih, sehingga ketika Spanyol unggul 2-0 melawan mereka pertandingan menjadi sulit," imbuhnya.
Italia sendiri harus bermain dengan 10 pemain pada pertengahan babak kedua. Berawal dari pergantian Ricardo Montolivo kepada Thiago Motta, namun parahnya Motta yang baru beberapa menit tampil mengalami cedera, dan terpaksa tidak bisa melanjutkan pertandingan. Hal itu dikarenakan Prandelli sudah melakukan tiga kali pergantian pemain.
(wbs)