Dikritik, Ozil bela timnas
Senin, 02 Juli 2012 - 04:50 WIB
Dikritik, Ozil bela timnas
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang kreatif Jerman Mesut Ozil membela permainan Jerman selama berlaga di perhelatan Piala Eropa 2012. Meski digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat di kejuaraan Eropa di Polandia dan Ukraina, Der Panzer justru tersingkir di babak semifinal usai ditaklukan Italia dengan skor 1-2.
Ozil menilai kritik tersebut tidak beralasan dan tidak pada tempatnya setelah tim mencetak rekor dunia baru dengan torehan 15 kemenangan beruntun di pertandingan kompetitif. Terlebih untuk dapat memenangkan suatu kejuaraan diperlukan sebuah keberuntungan dalam sebuah turnamen.
“Kami seharusnya tidak hanya melihat hasil tunggal. Kami telah memenangkan 15 pertandingan berturut-turut dengan tim ini. Untuk memenangkan gelar, banyak hal yang harus diperlukan dan itu termasuk memiliki keberuntungan,” ujar Ozil dikutip Skysport, Senin (2/7/2012).
Tambahnya, para pemain Jerman patut berbangga atas catatan yang sangat mengesankan dalam setiap partisipasi dalam turnamen besar beberapa tahun belakangan ini. “Kami telah di berada di empat semifinal dan itu adalah prestasi besar. Tentu saja kami juga ingin memenangi gelar dan kami melakukan semua yang kami bisa untuk itu, tetapi tidak mudah,” lanjutnya.
Ozil menilai kritik tersebut tidak beralasan dan tidak pada tempatnya setelah tim mencetak rekor dunia baru dengan torehan 15 kemenangan beruntun di pertandingan kompetitif. Terlebih untuk dapat memenangkan suatu kejuaraan diperlukan sebuah keberuntungan dalam sebuah turnamen.
“Kami seharusnya tidak hanya melihat hasil tunggal. Kami telah memenangkan 15 pertandingan berturut-turut dengan tim ini. Untuk memenangkan gelar, banyak hal yang harus diperlukan dan itu termasuk memiliki keberuntungan,” ujar Ozil dikutip Skysport, Senin (2/7/2012).
Tambahnya, para pemain Jerman patut berbangga atas catatan yang sangat mengesankan dalam setiap partisipasi dalam turnamen besar beberapa tahun belakangan ini. “Kami telah di berada di empat semifinal dan itu adalah prestasi besar. Tentu saja kami juga ingin memenangi gelar dan kami melakukan semua yang kami bisa untuk itu, tetapi tidak mudah,” lanjutnya.
(wbs)