Indonesia gagal pertahankan gelar ganda campuran
Kamis, 05 Juli 2012 - 22:37 WIB
Indonesia gagal pertahankan gelar ganda campuran
A
A
A
Sindonews.com – Ganda campuran Indonesia Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti gagal melangkah ke semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior U-19 2012. Edi/Melati yang merupakan harapan terakhir ganda campuran Indonesia ditaklukkan pasangan China, Wang Yilv/Huang Dongping, di babak perempat final dengan skor 18-21, 16-21.
Kekalahan duet Edi/Melati sekaligus memupus peluang Indonesia untuk mempertahankan gelar di ganda campuran. Pada Kejuaraan Asia Junior U-19 2011 di Lucknow, India, tim Merah Putih meraih gelar dari nomor ini lewat pasangan Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia.
Dalam laga hari ini di Gimcheon Indoor Arena, Korea Selatan, Edi/Melati banyak melakukan kesalahan seperti membuang bola ke sisi samping lapangan atau gagal menyeberangkan bola di net. Bahkan pada game kedua, Edi/Melati melakukan unforced errors dan memberikan poin gratis bagi pasangan China.
’’Kami banyak mati sendiri. Padahal lawannya tidak terlalu berbahaya seperti pemain China lainnya. Namun, pemain putrinya cukup bagus di depan, sambarannya juga cepat, kami banyak kesulitan disini” ujar Edi seperti dikutip dari situs resmi PB-PBSI.
Indonesia mengirimkan empat pasangan ganda campuran. Sebelumnya, dua wakil sudah terhenti di babak 16 besar setelah ditundukkan pasangan tuan rumah.
Pasangan Putra Eka Rhoma/Ni Ketut Mahadewi Istarani menyerah di tangan duet Bae Kwon Young/Shin Seung Chan, 15-21, 18-21. Sedangkan duo Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia gagal menghadang perlawanan pasangan Park Se Wong/Kim Ji Won, 18-21, 19-21.
Sementara itu pasangan Hafiz Faisal/Maretha Dea Giovani tersingkir di babak kedua setelah dikalahkan pasangan Vietnam, Do Tuan Duc/Le Thu Huyen, 17-21, 21-10, 12-21.
Kekalahan duet Edi/Melati sekaligus memupus peluang Indonesia untuk mempertahankan gelar di ganda campuran. Pada Kejuaraan Asia Junior U-19 2011 di Lucknow, India, tim Merah Putih meraih gelar dari nomor ini lewat pasangan Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia.
Dalam laga hari ini di Gimcheon Indoor Arena, Korea Selatan, Edi/Melati banyak melakukan kesalahan seperti membuang bola ke sisi samping lapangan atau gagal menyeberangkan bola di net. Bahkan pada game kedua, Edi/Melati melakukan unforced errors dan memberikan poin gratis bagi pasangan China.
’’Kami banyak mati sendiri. Padahal lawannya tidak terlalu berbahaya seperti pemain China lainnya. Namun, pemain putrinya cukup bagus di depan, sambarannya juga cepat, kami banyak kesulitan disini” ujar Edi seperti dikutip dari situs resmi PB-PBSI.
Indonesia mengirimkan empat pasangan ganda campuran. Sebelumnya, dua wakil sudah terhenti di babak 16 besar setelah ditundukkan pasangan tuan rumah.
Pasangan Putra Eka Rhoma/Ni Ketut Mahadewi Istarani menyerah di tangan duet Bae Kwon Young/Shin Seung Chan, 15-21, 18-21. Sedangkan duo Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia gagal menghadang perlawanan pasangan Park Se Wong/Kim Ji Won, 18-21, 19-21.
Sementara itu pasangan Hafiz Faisal/Maretha Dea Giovani tersingkir di babak kedua setelah dikalahkan pasangan Vietnam, Do Tuan Duc/Le Thu Huyen, 17-21, 21-10, 12-21.
(aww)