Sanksi keras doping di Olimpade London
Rabu, 11 Juli 2012 - 15:02 WIB
Sanksi keras doping di Olimpade London
A
A
A
Sindonews.com - Presiden World Anti Doping, John Fahey menegaskan jika ada atlet yang terbukti menggunakan doping saat kejuaraan Olimpiade London berlangsung, maka negara tersebut harus meninggalkan kejuaraan.
Menurut Fahey, siapa saja yang menggunakan obat terlarang dan memenangkan medali, mereka dianggap sebagai pemenang yang tidak jujur.
“Saya mengatakan mungkin dengan cara ini, semuanya menjadi jelas. Dan jika ada atlet yang menggunakan obat terlarang untuk bersaing di Olimpiade London, maka negara tersebut harus menarik diri dari tim Olimpiade,” jelas Fahey seperti yang dilansir Sports Mole, Rabu (11/7/2012).
“Doping merupakan cara yang sangat curang, tapi saya berharap para atlet tidak akan menipu penggemar olahraga di seluruh dunia dengan melakukan tindakan merugikan untuk bendera nasional dan mencemooh para cita-cita Gerakan Olimpiade,” tuturnya.
Diakuinya, dengan menggunakan bahan-bahan terlarang tersebut seoarng atlet doping tidak dapat mencapai keberhasilan yang memuaskan. Bahkan jika atlet doping mendapatkan medali, maka dia tidak akan pernah bisa melihat diri di cermin dan berkata “bagus sekali, saya layak mendapatkan ini,” pungkasnya.
Menurut Fahey, siapa saja yang menggunakan obat terlarang dan memenangkan medali, mereka dianggap sebagai pemenang yang tidak jujur.
“Saya mengatakan mungkin dengan cara ini, semuanya menjadi jelas. Dan jika ada atlet yang menggunakan obat terlarang untuk bersaing di Olimpiade London, maka negara tersebut harus menarik diri dari tim Olimpiade,” jelas Fahey seperti yang dilansir Sports Mole, Rabu (11/7/2012).
“Doping merupakan cara yang sangat curang, tapi saya berharap para atlet tidak akan menipu penggemar olahraga di seluruh dunia dengan melakukan tindakan merugikan untuk bendera nasional dan mencemooh para cita-cita Gerakan Olimpiade,” tuturnya.
Diakuinya, dengan menggunakan bahan-bahan terlarang tersebut seoarng atlet doping tidak dapat mencapai keberhasilan yang memuaskan. Bahkan jika atlet doping mendapatkan medali, maka dia tidak akan pernah bisa melihat diri di cermin dan berkata “bagus sekali, saya layak mendapatkan ini,” pungkasnya.
(wbs)